Ibu Hamil di Mamuju Terpaksa Melahirkan di Jalan, Akses Rusak Jadi Penyebab

Peristiwa69 Dilihat

“Ratna hendak dibawa ke puskesmas menggunakan mobil hardtop karena kondisi jalan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan biasa maupun ambulans”

MAMUJU, REPUBLIX.ID – Seorang ibu hamil bernama Ratna di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), terpaksa melahirkan di tengah perjalanan akibat buruknya akses jalan menuju fasilitas kesehatan.

Peristiwa itu terjadi di Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Selasa (24/3/2026) siang. Saat itu, Ratna hendak dibawa ke puskesmas menggunakan mobil hardtop karena kondisi jalan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan biasa maupun ambulans.

Namun nahas, baru menempuh jarak sekitar 5 kilometer dari desa, Ratna sudah tidak kuat menahan kontraksi dan akhirnya melahirkan di pinggir jalan.

“Pas berangkat di perjalanan melahirkan, itu perjalanan belum terlalu jauh sekitar 5 kilometer dari desa,” ujar Sekretaris Desa Kopeang, dilansir  dari Detik.com, Jum’at (27/3/2026).

Meski proses persalinan berlangsung dalam kondisi darurat, Ratna dan bayinya dilaporkan selamat. Warga yang turut mendampingi langsung membantu proses persalinan dengan peralatan seadanya.

“Alhamdulillah sudah agak baikan, sudah kembali ke desa. Setelah melahirkan dia minta ditandu kembali ke desa,” kata Karmin.

Karmin menjelaskan, Desa Kopeang sebenarnya memiliki puskesmas pembantu (pustu) dengan satu bidan dan dua perawat. Namun, fasilitas yang terbatas membuat warga masih harus dirujuk ke Puskesmas Tapalang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Di sisi lain, kondisi jalan desa yang telah rusak bertahun-tahun menjadi kendala utama. Bahkan, saat musim hujan, akses semakin sulit dilalui sehingga warga terpaksa menggunakan kendaraan khusus seperti hardtop atau motor trail, bahkan harus ditandu sejauh 18 kilometer.

“Masih sulit jalan, apalagi kalau musim hujan lebih parah. Ini karena kemarau masih bisa dilalui hardtop,” jelasnya.

Pemerintah desa mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Perbaikan jalan pun dijanjikan akan dilakukan pada tahun 2026.

“Sudah dilaporkan baik di kabupaten maupun provinsi. Sudah dijanji sama Pak Gubernur, tahun 2026 diperbaiki,” tambah Karmin.

Dalam video yang beredar, terlihat momen haru saat Ratna melahirkan di jalan menanjak dengan beralaskan sarung. Sejumlah warga tampak membantu proses persalinan, sementara lainnya tak kuasa menahan tangis melihat kondisi tersebut.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan infrastruktur di daerah terpencil yang berdampak langsung pada keselamatan warga, khususnya dalam kondisi darurat seperti persalinan.

Penulis : Ris

Komentar