Bupati Lutra Dukung Aksi Mahasiswa, Perjuangan Provinsi Luwuk Raya Harus Santun dan Konstitusional

Ragam295 Dilihat

“Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mendukung perjuangan pemuda dan mahasiswa yang mengaspirasikan pembentukan Provinsi Luwuk Raya”

LUWU UTARA, REPUBLIX.ID – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap perjuangan pemuda dan mahasiswa yang mengaspirasikan pembentukan Provinsi Luwuk Raya.

Dukungan tersebut disampaikan saat dirinya berorasi di hadapan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemekaran Luwuk Raya, Kamis (8/1/2026).

Aksi mahasiswa yang berlangsung di jalur utama Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan, sempat menyebabkan arus lalu lintas yang menghubungkan Kota Palopo dan Makassar terhenti total.

Penutupan jalan dilakukan sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah pusat agar segera merealisasikan pembentukan provinsi baru di wilayah Luwuk Raya.

Di hadapan massa aksi, Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat juang para pemuda dan mahasiswa yang hadir dengan dorongan hati nurani serta cita-cita besar untuk tanah kelahiran mereka.

“Alhamdulillah hari ini kita bersama generasi muda Luwu yang datang dengan semangat yang menggelora dan perjuangan nurani demi daerah yang mereka cintai,” ujar Andi Abdullah Rahim.

Bupati menegaskan, aspirasi pemekaran wilayah bukanlah isu baru. Menurutnya, cita-cita pembentukan Provinsi Luwuk Raya telah lama diperjuangkan oleh para tokoh dan orang tua terdahulu.

“Di manapun orang Luwu berada, pasti memimpikan, mengidamkan, dan menginginkan terwujudnya Provinsi Luwuk Raya,” tegasnya.

Meski secara pribadi memiliki suara hati yang sama, Andi Abdullah Rahim mengingatkan sebagai kepala daerah, dirinya harus tetap berpegang pada aturan dan persyaratan yang ditetapkan negara dalam pembentukan daerah otonomi baru.

“Sebagai pribadi saya juga memiliki keinginan yang sama. Namun sebagai bupati, kita harus memahami betul aturan dan syarat yang harus dipenuhi,” katanya.

Andi Abdullah Rahim pun mengajak para mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperjuangkan aspirasi tersebut dengan cara yang santun, bermartabat, dan konstitusional.

“Marilah kita memperjuangkan aspirasi besar ini dengan penuh kesantunan, penghormatan, dan sesuai aturan yang berlaku di negara kita,” imbaunya.

Bupati juga berharap agar suara perjuangan masyarakat Luwuk Raya dapat didengar oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sehingga pemerintah pusat dapat memberikan jalan terbaik bagi lahirnya Provinsi Luwuk Raya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kemurnian perjuangan tanpa kepentingan politik maupun keuntungan pribadi.

“Saya percaya adik-adik mahasiswa yang berjuang hari ini adalah pejuang tulus, tanpa tendensi politik, semata-mata untuk tanah kelahiran kita, Luwuk Raya,” ucapnya.

Menutup orasinya, Andi Abdullah Rahim menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan moril hingga materil terhadap perjuangan tersebut.

“Insyaallah doa kami, semangat kami, bahkan kemampuan yang kami miliki akan kami dukung untuk perjuangan ini,” pungkasnya.

Penulis : Astar

Editor : Andi M

 

Komentar