“Salah satu fokus utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah rencana pembangunan gedung baru RSUD Djafar Harun sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan nyaman bagi masyarakat”
JAKARTA, REPUBLIX.ID – Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Kolaka Utara menyampaikan aspirasi terkait peningkatan pelayanan kesehatan melalui penguatan fasilitas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Djafar Harun dalam audiensi bersama Komisi IX DPR RI. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh pimpinan Komisi IX DPR RI, Putih Sari dari Fraksi Gerindra.
Audiensi ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kolaka Utara, sekaligus mendorong pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit yang lebih representatif di masa depan.
Wakil Ketua I DPRD Kolaka Utara, Muhammad Syair, S.Sos menjelaskan, penyampaian aspirasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dan legislatif dalam menjamin akses layanan kesehatan yang layak bagi masyarakat.
“Penyampaian aspirasi ini merupakan wujud tanggung jawab kami kepada masyarakat Kolaka Utara dalam memastikan terpenuhinya jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, termasuk melalui penguatan sarana dan infrastruktur RSUD Djafar Harun,” ujar Syair.
Syair menuturkan, salah satu fokus utama yang disampaikan dalam audiensi tersebut adalah rencana pembangunan gedung baru RSUD Djafar Harun sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Sekertaris DPC PKB Kolaka Utara ini, pembangunan fasilitas baru tersebut didasarkan pada sejumlah pertimbangan strategis. RSUD Djafar Harun sendiri telah berdiri sekitar dua dekade lalu dan kini menghadapi peningkatan signifikan jumlah pasien rujukan dari berbagai puskesmas di wilayah Kolaka Utara.

“Seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas ruang rawat inap yang tersedia saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai. Hal ini menjadi salah satu alasan utama perlunya pengembangan fasilitas rumah sakit,” jelasnya.
Selain itu, keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah juga menyebabkan banyak pasien harus dirujuk ke rumah sakit di Kendari maupun Makassar. Padahal, sejumlah layanan medis sebenarnya berpotensi dapat ditangani di Kolaka Utara apabila didukung oleh pembangunan gedung baru serta penambahan tenaga dokter spesialis.
Lebih lanjut, Syair menambahkan, pemerintah daerah juga mulai memproyeksikan peningkatan jumlah penduduk di masa mendatang yang berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.
“Dengan penguatan infrastruktur rumah sakit dan dukungan tenaga medis yang memadai, diharapkan pelayanan kesehatan dapat lebih optimal dan masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan layanan medis lanjutan,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, aspirasi yang disampaikan tidak hanya diarahkan kepada Komisi IX DPR RI, tetapi juga akan terus dikomunikasikan dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Kesehatan serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Syair mengungkapkan, pimpinan Komisi IX DPR RI menyambut positif aspirasi yang disampaikan dan menyatakan kesiapan untuk mendukung upaya penguatan layanan kesehatan di daerah.
“Alhamdulillah, aspirasi yang kami sampaikan diterima dengan baik. Pimpinan Komisi IX DPR RI menyatakan siap membersamai perjuangan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kolaka Utara,” ungkapnya.
Audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemerintah daerah dan DPRD Kolaka Utara, di antaranya anggota DPRD Maksum Ramli, Kepala Bappeda, Ismail Mistafa, Kepala Dinas Kesehatan, Irham, serta Direktur RSUD Djafar Harun, dr. Hj. Indaryani.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat realisasi penguatan infrastruktur kesehatan di Kolaka Utara, sekaligus mendukung pemerataan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Penulis : Ris








Komentar