Operasi Keselamatan Anoa 2026 Dimulai, Polres Kolaka Utara Fokus Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Ragam57 Dilihat

“Operasi Keselamatan Anoa 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh Indonesia”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Polres Kolaka Utara resmi memulai Operasi Keselamatan Anoa 2026, Senin (2/2/2026), sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi, khususnya menjelang Operasi Ketupat Anoa 2026.

Operasi ini diawali dengan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Polres Kolaka Utara, Kecamatan Lasusua. Namun lebih dari sekadar seremoni, kegiatan tersebut menandai kesiapan aparat dalam mengedepankan langkah-langkah pencegahan kecelakaan di jalan raya.

Wakapolres Kolaka Utara, Kompol Ilham, S.H., menyebut rendahnya kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih menjadi persoalan utama. Pelanggaran rambu, kecepatan berlebih, hingga abainya penggunaan perlengkapan keselamatan dinilai berkontribusi besar terhadap tingginya risiko kecelakaan.

Data kepolisian menunjukkan, sepanjang 2025 angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan 8,7 persen, dari 1.619 kejadian pada 2024 menjadi 1.760 kejadian. Meski demikian, angka korban meninggal dunia justru menurun 2 persen, dari 291 menjadi 285 orang.

“Ini menunjukkan upaya pencegahan sudah berjalan, tetapi belum maksimal. Masih perlu penguatan, terutama dari sisi kesadaran masyarakat,” ujar Kompol Ilham saat memimpin apel gelar pasukan.

Operasi Keselamatan Anoa 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh Indonesia. Dalam pelaksanaannya, polisi mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif dengan pola terbuka, bukan semata penindakan.

Melalui operasi ini, Polri menargetkan peningkatan disiplin berlalu lintas, terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif, serta penurunan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kolaka Utara dan instansi terkait sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keselamatan berlalu lintas di wilayah Kolaka Utara.

Penulis: Ris

Komentar