Safari Ramadan Berakhir di Porehu, Bupati Tekankan Kohesi Sosial dan Akselerasi Pembangunan Daerah

Regional8 Dilihat

“Safari Ramadan tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi strategis sebagai ruang interaksi sosial dan kanal komunikasi publik”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi ditutup di Kecamatan Porehu. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami’ Desa Bangsala ini menjadi momentum konsolidasi sosial antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebersamaan serta komunikasi pembangunan.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H menegaskan, Safari Ramadan tidak hanya bersifat seremonial keagamaan, tetapi juga memiliki dimensi strategis sebagai ruang interaksi sosial dan kanal komunikasi publik.

Menurutnya, kegiatan ini berfungsi sebagai medium untuk menyampaikan progres pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Sebelum pelaksanaan kegiatan inti, pemerintah daerah terlebih dahulu menyalurkan zakat kepada masyarakat penerima manfaat (mustahik) di wilayah Kecamatan Porehu.

Distribusi zakat tersebut merupakan bagian dari kebijakan sosial pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial (social safety net), khususnya selama bulan suci Ramadan.

“Safari Ramadan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial,” ujar Bupati, Kamis (12/3/2026).

Instrumen Komunikasi Publik dan Evaluasi Pembangunan

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, Safari Ramadan juga berfungsi sebagai instrumen komunikasi dua arah yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah dapat menyampaikan capaian program, sementara masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan ekspektasi terhadap kebijakan publik.

Bupati mengungkapkan, dalam kurun waktu satu tahun masa kepemimpinannya bersama wakil bupati, berbagai program pembangunan telah diimplementasikan sebagai bagian dari realisasi visi daerah.

Prioritas Sektor Strategis

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara tetap menempatkan sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian sebagai prioritas utama pembangunan. Intervensi kebijakan difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, penguatan sarana dan prasarana pendidikan serta layanan kesehatan, termasuk pembangunan fasilitas puskesmas.

Di sektor ekonomi produktif, dukungan terhadap pertanian dan perikanan terus diperkuat melalui penyediaan sarana produksi dan pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.

Penguatan Kohesi Sosial di Bulan Ramadan

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kohesi sosial selama bulan Ramadan. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan solidaritas sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang harmonis.

“Momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sosial,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap terbangun relasi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi sosial dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Penulis : Ris

Komentar