Safari Ramadan di Pakue Tengah, Bupati Kolaka Utara Ajak Warga Jaga Nilai Ibadah dan Bijak Bermedia Sosial

Regional41 Dilihat

“Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H., mengajak masyarakat menjaga nilai-nilai ibadah di bulan suci Ramadan sekaligus bijak dalam menggunakan media sosial.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara di Kecamatan Pakue Tengah, Sabtu (8/3/2026).

Kegiatan Safari Ramadan itu menjadi agenda rutin pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat secara langsung.

Di hadapan warga, Nur Rahman Umar menegaskan, Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita manfaatkan untuk memperbaiki kualitas ibadah, mempererat ukhuwah, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” kata Nur Rahman Umar dalam sambutannya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga harmoni kehidupan sosial, baik antar umat beragama maupun sesama umat Islam. Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam membangun daerah.

Selain pesan keagamaan, Bupati turut menyinggung perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, khususnya penggunaan media sosial di tengah masyarakat.

Nur Rahman Umar mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum tentu benar.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Media sosial harus kita manfaatkan untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan kondisi pembangunan daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi tersebut turut berdampak terhadap ruang fiskal daerah, termasuk di Kabupaten Kolaka Utara.

Meski demikian, ia tetap optimistis berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan memanfaatkan peluang dari program-program strategis nasional.

“Kita memang menghadapi tantangan efisiensi anggaran, tetapi di sisi lain ada peluang dari berbagai program nasional yang bisa dimanfaatkan oleh daerah dan masyarakat,” katanya.

Ia pun mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk mampu menangkap peluang dari program Makanan Bergizi Gratis serta Koperasi Merah Putih yang saat ini tengah digalakkan pemerintah.

Menurutnya, desa-desa di Kolaka Utara memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi yang dapat memasok berbagai kebutuhan dalam program-program tersebut.

“Desa harus mampu menjadi pusat produksi. Jika desa bisa terlibat aktif dalam program nasional, maka ekonomi masyarakat akan tetap bergerak dan memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Nur Rahman Umar.

Penulis : Ris

Komentar