DPRD Kolaka Utara Desak PLN Percepat Listrik Desa, Tiga Wilayah Sudah Terpasang

Regional13 Dilihat

“Ketersediaan listrik tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar rumah tangga, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di wilayah terpencil”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara mendorong percepatan realisasi program listrik desa dengan menyambangi Kantor UP2K PLN Kendari, Rebu (11/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas aspirasi warga di sejumlah desa yang hingga kini belum menikmati aliran listrik.

Rombongan DPRD dipimpin Wakil Ketua I Muhammad Syahir, S.Sos., bersama Ketua Komisi III Samsir, ST., M.Si. Kunjungan tersebut diterima langsung Manager UP2K PLN Kendari, Joni Alexander Heyt Sitorus.

Dalam pertemuan itu, DPRD menekankan pentingnya pemerataan akses listrik sebagai fondasi pembangunan desa. Menurut Muhammad Syahir, ketersediaan listrik tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar rumah tangga, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di wilayah terpencil.

“Sampai saat ini sudah ada tiga desa yang terpasang jaringan listrik, yakni Desa Tarengga, Desa Bukit Tinggi, dan Desa Sarambu. Namun masih terdapat beberapa desa lainnya yang belum teraliri listrik karena proses pinjam pakai kawasan masih berlangsung,” ujar Ketua Komisi III.

Samsir menjelaskan, kendala utama terletak pada proses administrasi pinjam pakai kawasan yang tengah diurus Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kolaka Utara.

DPRD berharap tahapan tersebut segera rampung agar pembangunan jaringan dapat dilanjutkan tanpa hambatan teknis maupun regulatif.

Sementara itu, pihak PLN menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Manager UP2K PLN Kendari, Joni Alexander Heyt Sitorus, memastikan percepatan realisasi akan dilakukan setelah seluruh dokumen pinjam pakai kawasan dinyatakan tuntas.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim teknis serta pihak terkait agar proses ini berjalan sesuai rencana dan masyarakat dapat segera menikmati listrik,” katanya.

Dewan Kolaka Utara menegaskan akan terus mengawal program ini melalui fungsi pengawasan dan koordinasi lintas instansi. Akses listrik yang merata diyakini menjadi katalis peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing desa-desa tertinggal di wilayah tersebut.

Penulis : Ris

Komentar