“Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin Anwar, M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya”
BOMBANA, REPUBLIX.ID – Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Provinsi Sulawesi Tenggara yang juga menjabat sebagai Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin Anwar, M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya.
Pernyataan tersebut disampaikan Burhanuddin Anwar dalam momentum Silaturahmi Nasional (Silatnas) Wija To Luwu ke-2, yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 serta Hari Jadi Luwu ke-758.
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami ingin menyampaikan bahwa kami mendukung daerah otonom baru terbentuknya Provinsi Luwu Raya. Sudah saatnya masyarakat Luwu Raya bersatu untuk mewujudkan cita-cita besar ini,” ujar Burhanuddin Anwar.
Menurutnya, pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan, pemerataan kesejahteraan, serta memperkuat identitas dan kemandirian masyarakat Luwu Raya di kawasan Sulawesi.
Sebagai Ketua KKLR Sulawesi Tenggara, Burhanuddin Anwar juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen masyarakat Wija To Luwu, baik yang berada di daerah asal maupun di perantauan, dalam mengawal perjuangan pembentukan provinsi baru tersebut.
Selain menyampaikan dukungan politik dan moral, Burhanuddin Anwar turut mengucapkan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya rangkaian kegiatan adat dan sejarah yang sarat makna tersebut.
“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Silatnas Wija To Luwu ke-2, Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80, serta Hari Jadi Luwu ke-758. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, identitas budaya, dan semangat perjuangan masyarakat Luwu Raya,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi dan penguatan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperjuangkan terbentuknya Provinsi Luwu Raya, sekaligus melestarikan nilai-nilai sejarah dan budaya Luwu yang telah berusia ratusan tahun.
Dengan dukungan dari tokoh-tokoh daerah, kepala daerah, serta masyarakat diaspora Luwu Raya, perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya dinilai semakin mendapatkan legitimasi dan semangat baru di tingkat nasional.
Penulis : Astar
Editor : Ris







Komentar