Kolaka Timur Diguncang 6 Gempa Kecil dalam Sehari, Warga Diminta Tetap Tenang

Peristiwa12 Dilihat

“Melalui laporan resmi dari BMKG Sulawesi Tenggara, tercatat sebanyak enam kali gempa terjadi sejak pagi hingga siang hari dengan magnitudo berkisar antara 1,3 hingga 2,3”

KOLAKA TIMUR, REPUBLIX.ID – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, kembali mengalami aktivitas seismik berupa gempa bumi skala kecil secara beruntun pada Selasa, 17 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Republix.id melalui laporan resmi dari BMKG Sulawesi Tenggara, tercatat sebanyak enam kali gempa terjadi sejak pagi hingga siang hari dengan magnitudo berkisar antara 1,3 hingga 2,3.

Gempa pertama terjadi pada pukul 07.16 WIB dengan magnitudo 1,9 yang berlokasi sekitar 24 kilometer selatan Kolaka Timur pada kedalaman 2 kilometer. Selang beberapa menit kemudian, gempa kedua berkekuatan 1,3 mengguncang wilayah 12 kilometer barat Kolaka Timur dengan kedalaman 5 kilometer.

Aktivitas gempa berlanjut pada pukul 08.25 WIB dengan magnitudo 1,8, disusul gempa keempat berkekuatan 1,9 pada pukul 09.47 WIB. Kedua gempa tersebut berpusat di sekitar 11 kilometer selatan Kolaka Timur dengan kedalaman rata-rata 4 kilometer.

Tak berhenti di situ, gempa kelima dengan magnitudo 1,7 kembali terjadi pada pukul 10.35 WIB di lokasi yang hampir sama. Sementara gempa terakhir tercatat pada pukul 12.13 WIB dengan kekuatan terbesar, yakni magnitudo 2,3 pada kedalaman 1 kilometer.

Rentetan gempa ini tergolong gempa dangkal dengan pusat aktivitas berada di sekitar wilayah selatan Kolaka Timur. Meski terjadi berulang kali, seluruh gempa tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat.

Pihak BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diingatkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.

Fenomena gempa kecil yang terjadi beruntun ini umumnya merupakan bagian dari aktivitas penyesuaian kerak bumi di zona sesar aktif. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat kejadian tersebut.

Penulis : Ris

 

Komentar