KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Misteri hilangnya seorang warga Dusun III Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, menyita perhatian warga. Pria bernama Jais itu dilaporkan hilang sejak Kamis (7/5/2026) usai pergi ke kebun miliknya.
Sebelum dinyatakan hilang, Jais ternyata sempat menyampaikan pesan terakhir yang kini membuat keluarganya terpukul.
“Kalau saya mati, kuburkan saja di Tinukari, jangan bawa saya ke kampung, bikin repot saja,” ujar Jais kepada istrinya, Rasma, sehari sebelum menghilang.
Tak hanya sekali, menurut pengakuan Rasma, suaminya beberapa kali mengucapkan kalimat bernada firasat tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan sebelumnya, Jais juga sempat berkata kepada istrinya, “Kamu yang sakit, tetapi saya yang akan duluan mati.”
Keterangan itu disampaikan langsung oleh Rasma kepada tim gabungan yang melakukan pencarian.
Kapolsek Rante Angin, IPTU Iskandar Hodi, S.Pd, menyampaikan, saat ini tim gabungan TNI, Polri, Basarnas Kolaka, BPBD Kolaka Utara bersama keluarga dan masyarakat masih melakukan pencarian intensif.
“Pencarian masih terus dilakukan di sekitar lokasi kebun dan titik-titik yang diduga pernah didatangi korban,” ujar IPTU Iskandar, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan kronologi, Jais berpamitan kepada istrinya pada Kamis pagi untuk pergi ke kebun seperti biasanya. Ia diperkirakan kembali sekitar pukul 17.00 Wita. Namun hingga pukul 18.30 Wita, korban belum juga pulang ke rumah.
Karena khawatir, Rasma kemudian meminta keluarganya, Supardi, untuk mengecek rumah kebun milik Jais. Saat tiba di lokasi, mereka hanya menemukan sepeda motor, bekal makanan dan rokok milik korban.
“Korban tidak ditemukan di rumah kebun maupun di sekitar lokasi,” katanya.
Keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian pada malam hari, namun belum membuahkan hasil. Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat pagi oleh tim gabungan.
Namun proses pencarian sempat terkendala cuaca buruk dan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Tinukari.
Selain itu, berdasarkan keterangan keluarga, dalam satu bulan terakhir korban disebut sedang memiliki persoalan pribadi dalam rumah tangganya.
Hingga berita ini diterbitkan, keberadaan Jais masih belum diketahui dan pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.
Penulis : Astar








Komentar