IKENDARI, REPUBLIX.ID – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak beberapa hari terakhir terus meluas. Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendari per Senin (11/5/2026) mencatat sebanyak 797 rumah terdampak dengan total 3.517 jiwa.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga berdampak pada 50 hektare sawah, 3,5 hektare kebun, 7 unit jembatan, deker /tanggul, 3,5 kilometer jalan, serta satu fasilitas umum.
Wilayah terdampak tersebar di sejumlah kecamatan utama, mulai dari Baruga, Poasia, Kambu, Kadia hingga Kendari Barat.
Di Kecamatan Baruga, Kelurahan Lepo-Lepo menjadi salah satu titik terparah. BPBD mencatat RT 03 terdampak sebanyak 69 rumah atau 224 jiwa, RT 10 sebanyak 30 rumah atau 104 jiwa, RT 12 sebanyak 8 rumah atau 40 jiwa, RT 13 sebanyak 12 rumah atau 72 jiwa, serta RT 14 sebanyak 34 rumah atau 176 jiwa.
Sementara di Kelurahan Baruga, banjir merendam RT 07 dan RT 08 sebanyak 10 rumah atau 42 jiwa, serta RT 19 sebanyak 13 rumah atau 51 jiwa.
Kecamatan Poasia juga mengalami dampak cukup besar dengan sebaran banjir di banyak titik permukiman. Di Kelurahan Anduonohu, wilayah terdampak meliputi Jalan Durian RT 10 RW 04 sebanyak 17 rumah atau 60 jiwa.
Lorong Alpukat RT 16 RW 06 sebanyak 36 rumah atau 108 jiwa, hingga Jalan Kedondong RT 24 RW 08 yang menjadi salah satu titik terparah dengan 85 rumah atau 225 jiwa terdampak.
Selain itu, banjir juga merendam Lorong Meohai, Jalan Haluoleo, Kampung Baru, Jalan Manggis, Jalan Klengkeng, hingga kawasan BTN Napabale.
Di Kecamatan Kambu, banjir menerjang kawasan padat penduduk. Jalan Manggarai tercatat terdampak sebanyak 100 rumah dengan 900 jiwa, sedangkan Jalan Hidayatullah sebanyak 76 rumah atau 300 jiwa.
Beberapa titik lain seperti depan SMP 10 Kendari dan Perumahan Griya Asri Cendana juga dilaporkan terdampak meski data jumlah rumah dan warga belum dirinci.
Sementara itu, Kecamatan Kendari Barat turut terdampak di Kelurahan Punggaloba dan Sodohoa. Selain rumah warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan seperti Jalan Sorumba, pertigaan Sapati-By Pass, hingga Jalan Laode Hadi Lorong Veteran yang tercatat berdampak pada 19 rumah atau 98 jiwa.
Di Kecamatan Kadia, banjir terjadi di Kelurahan Bende, Pondambea, dan Anaiwoi. Salah satu titik terdampak berada di BTN DPR serta RT 01 RW 01 Kelurahan Anaiwoi dengan 13 rumah dan 52 jiwa terdampak.
Data BPBD menunjukkan banjir kali ini tidak hanya terpusat di satu wilayah, namun menyebar hampir di seluruh kawasan utama Kota Kendari. Hingga kini, warga di sejumlah titik masih berjibaku dengan genangan air sambil menunggu kondisi cuaca membaik.
Penulis : Ris








Komentar