KOLAKA TIMUR, REPUBLIX.ID – Pencarian terhadap Tukidi, 80 tahun, warga Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, berakhir dengan kabar melegakan. Lansia yang sempat dilaporkan hilang di kawasan perkebunan itu ditemukan dalam kondisi selamat.
Tukidi ditemukan pada Minggu, 27 September 2026, sekitar pukul 08.00 Wita oleh seorang petani cengkeh di dalam sebuah kebun. Lokasi penemuan berada sekitar 1,6 kilometer ke arah barat daya dari lokasi terakhir korban diketahui.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan informasi mengenai penemuan korban diterima tim SAR pada pukul 08.33 Wita.
“Pada pukul 08.00 Wita korban ditemukan oleh petani cengkeh di dalam sebuah kebun dalam keadaan selamat,” kata Amiruddin.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju Puskesmas Lambandia untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Penemuan tersebut terjadi pada hari kedua operasi pencarian. Sejak pukul 07.00 Wita, tim SAR gabungan membagi personel menjadi dua kelompok untuk menyisir kawasan yang diduga menjadi lokasi keberadaan korban.
Masing-masing tim melakukan penyisiran sejauh sekitar tiga kilometer dengan metode ESAR dan menyusuri jalan-jalan setapak yang berada di kawasan perkebunan.
Tukidi sebelumnya dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah pada 21 September 2026 sekitar pukul 21.00 Wita. Keluarga sempat mengira korban pergi ke rumah anaknya.
Namun, hingga 23 September, keluarga menyadari Tukidi ternyata tidak berada di rumah anaknya. Korban diketahui terakhir terlihat di sekitar kawasan kebun Desa Penanggo Jaya.
Keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga laporan mengenai kondisi korban diterima Basarnas.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR gabungan melibatkan KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek Lambandia, BPBD Kolaka Timur, Puskesmas Lambandia, Pramuka Peduli Koltim, keluarga korban serta masyarakat sekitar.
Setelah korban ditemukan dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke Puskesmas Lambandia, operasi SAR resmi dihentikan.
“Dengan telah ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Amiruddin.
Basarnas mencatat kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung cerah. Kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam dengan arah dari utara menuju timur laut.
Tukidi merupakan warga Desa Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, dan berusia 80 tahun.
Penulis: Ris








