Banjir Lumpur Tambang Rendam Satu Dusun di Kolaka Utara, Puluhan KK Terancam

Peristiwa200 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, memicu banjir luapan bercampur material lumpur tambang.

Peristiwa ini terjadi di Dusun IV Lanipa-nipa, Desa Sulaho, sejak Jumat malam (2/1/2026) hingga Sabtu pagi (3/1/2026).

Kepala Desa Sulaho, Muhammad Nasir, membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, banjir dipicu hujan intensitas tinggi yang menyebabkan tanggul penahan empang jebol, sehingga air meluap ke wilayah permukiman.

“Banjir terjadi di Dusun IV. Hujan deras sejak Jumat malam membuat tanggul empang jebol,” kata Nasir, Sabtu (3/1/2026).

Hingga Sabtu pagi, ketinggian air dilaporkan masih terus meningkat dan berpotensi masuk ke rumah warga. Dusun IV sendiri dihuni oleh sekitar 89 kepala keluarga yang kini berada dalam status siaga.

“Untuk saat ini air banjir nyaris masuk ke rumah warga. Kalau hujan reda, air biasanya cepat meresap karena kondisi tanahnya berpasir,” ujarnya.

Meski demikian, Nasir memastikan belum ada laporan kerugian material yang signifikan. Air banjir saat ini baru menggenangi teras rumah warga. Nasir juga menyebutkan, dibandingkan kejadian serupa tahun lalu, banjir kali ini relatif lebih ringan.

“Tidak ada kerugian material. Dibanding tahun lalu, banjir sekarang tidak separah sebelumnya,” jelasnya.

Akses jalan dari Desa Sulaho menuju Lasusua maupun ke desa-desa tetangga dilaporkan masih aman dan dapat dilalui kendaraan.

Pemerintah desa bersama warga terus memantau perkembangan kondisi, sembari berharap hujan segera mereda agar air surut dan tidak masuk ke permukiman.

Penulis : Ris

Editor   : Andi M

 

 

Komentar