KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka Utara meningkatkan status kesiapsiagaan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana alam serta lonjakan aktivitas dan mobilitas masyarakat di akhir tahun.
BPBD Kolaka Utara membuka posko siaga bencana yang beroperasi penuh selama 24 jam, terhitung mulai 24 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Posko utama dipusatkan di area samping Kantor BPBD Kolaka Utara dan berfungsi sebagai pusat pemantauan, koordinasi, serta respon cepat terhadap kondisi darurat.
Kepala BPBD Kolaka Utara, Mukramin, S.E., M.M. mengatakan, seluruh personel telah disiagakan dengan sistem piket bergilir. Setiap harinya, sebanyak 12 hingga 13 personel berada dalam kondisi siap tugas selama 24 jam.
“Posko sudah aktif dengan sistem siaga penuh. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, baik bencana alam maupun kondisi darurat lainnya selama libur panjang akhir tahun,” ujar Mukramin, Selasa (23/12/2025).
Selain posko BPBD lanjutnya, pengamanan periode Nataru juga diperkuat melalui posko terpadu lintas instansi yang dikoordinasikan oleh Polres Kolaka Utara.
“Tiga posko gabungan ditempatkan di titik-titik strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas tinggi, yakni di Desa Walasiho, Kecamatan Wawo, Pelabuhan Tobaku, Kecamatan Katou, serta Desa Lawaki Kecamatan Tolala,” terangnya.
Posko terpadu tersebut melibatkan unsur kepolisian, BPBD, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya guna memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan apabila terjadi kondisi darurat.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada potensi bencana akibat cuaca ekstrem, tetapi juga pada kelancaran arus mudik dan balik, aktivitas di kawasan wisata, serta keselamatan masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian tahun.
Penulis : Astar
Editor : Andi M







Komentar