Gempa M6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Terasa Luas hingga Jawa Tengah

Regional237 Dilihat

“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami”

PACITAN, REPUBLIX.ID – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026, tepat pukul 01.06.10 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan hasil analisis terbaru BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 8,98° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur, atau sekitar 89 kilometer tenggara Kota Pacitan. Gempa terjadi di laut dengan kedalaman 58 kilometer.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si menjelaskan gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki karakter pergerakan naik atau thrust fault.

“Meski berpusat di laut, mekanisme gempa ini menyebabkan getaran menyebar luas ke wilayah daratan,” ujar Daryono.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah. Wilayah Bantul, Sleman, dan Pacitan mencatat intensitas IV MMI, di mana getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Sementara itu, wilayah Kulon Progo, Trenggalek, Wonogiri, Malang, Cirebon, Blitar, Surakarta, Karanganyar, Magelang, Jombang, Tulungagung, Ponorogo, Magetan, Nganjuk, Wonosobo, dan Banjarnegara merasakan gempa dengan intensitas III MMI.

Adapun getaran dengan intensitas II MMI dirasakan di wilayah Tuban dan Jepara, ditandai dengan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

BMKG menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman dari kerusakan pascagempa.

Penulis : Ris

Komentar