KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kebakaran lahan (Karhutla) di Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, nyaris menjalar ke permukiman warga, Kamis, 1 Oktober 2026.
Api yang membakar lahan di sekitar permukiman itu dilaporkan warga kepada Mako Damkarmat Lasusua pada pukul 10.53 Wita. Petugas Damkarmat Kolaka Utara langsung bergerak menuju lokasi.
Sebanyak 10 personel dengan dua unit armada tiba sekitar pukul 11.20 Wita. Petugas kemudian menyisir area kebakaran dan segera melakukan pemadaman untuk membatasi pergerakan api.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Kolaka Utara, M. Syafri, S.Sos., mengatakan langkah cepat dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan tempat tinggal warga.
“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dan membatasi penyebaran api yang dapat merambat ke pemukiman warga,” kata Syafri saat dikonfirmasi via whatsapp, Jum’at, 2 Oktober 2026.
Pemadaman dimulai pukul 11.22 Wita, dua menit setelah petugas tiba di lokasi. Dalam prosesnya, personel Damkarmat mendapat bantuan dari aparat setempat dan masyarakat.
Setelah sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dikendalikan pada pukul 12.20 Wita. Tidak terdapat korban jiwa ataupun bangunan warga yang terbakar dalam kejadian tersebut.

“Lahan yang terbakar berada di sekitar permukiman dengan luas area kebakaran kurang lebih 150 meter,” ujarnya.
Penanganan dipimpin Komandan Regu A Mako Lasusua, Nur Ikhwal Haeril. Petugas tidak hanya memadamkan titik api, tetapi juga melakukan upaya pembatasan agar kobaran tidak meluas menuju permukiman.
Keberadaan lahan terbakar yang berdekatan dengan rumah warga membuat pengendalian api menjadi prioritas. Api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum dilaporkan menjalar ke area permukiman.
Peristiwa tersebut menambah catatan penanganan kebakaran lahan di Kolaka Utara yang membutuhkan respons cepat, terutama ketika titik api berada di sekitar kawasan tempat tinggal masyarakat.
Penulis: Ris








