Kunker ke Kolaka Utara, Kakanwil Kemenag Sultra Perkuat ASN dan Dorong Transformasi Madrasah Berbasis Ekoteologi

Regional63 Dilihat

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan dan implementasi program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, H. Mansur, melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kolaka Utara dengan agenda strategis berupa pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta peninjauan langsung sejumlah madrasah, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan dan implementasi program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong transformasi layanan pendidikan dan keagamaan yang adaptif, inklusif, serta berorientasi pada keberlanjutan.

Mengawali agenda, H. Mansur memberikan pembinaan kepada ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kolaka Utara yang dirangkaikan dengan dialog kebangsaan. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kolaka Utara Muhammad Syair dan Asisten II Setda Kolaka Utara, Ratna Irham.

Dalam arahannya, Mansur menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai fundamental kebangsaan sebagai basis etika birokrasi.

Kepala Kemenag Kolaka Utara, Alimuddin, S.Ag., M.H (Kiri) bersama Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Mansur, S.Pd., M.A (dua dari kanan). Foto: Ris/Republix.id

“Penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi kerangka berpikir dan bertindak ASN dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke sejumlah satuan pendidikan, di antaranya MAN 1 Kolaka Utara, MTsN 1 Kolaka Utara, dan MIN 1 Kolaka Utara. Di lokasi tersebut, Kakanwil meresmikan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), meninjau kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), serta meresmikan ruang kelas baru (RKB).

Salah satu inovasi yang disoroti dalam kunjungan ini adalah implementasi program ekoteologi, yakni pendekatan integratif antara nilai keagamaan dan kesadaran ekologis. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan simbolik pelepasan sekitar 500 ekor ikan lele di lingkungan masjid.

“Ekoteologi merupakan paradigma baru yang mengintegrasikan spiritualitas dengan tanggung jawab ekologis. Ini penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ajaran agama,” jelas Mansur.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya pengembangan madrasah unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan inovasi.

“Kami mendorong madrasah menjadi pusat keunggulan yang ramah, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Pembinaan dan Dialog Kebangsaan lingkup Kantor Kemenag Kolaka Utara. Foto:Ris/Republix.id

Dalam konteks pelayanan publik, Kemenag juga mengusung program “Kemenag Berdampak” yang menitikberatkan pada optimalisasi layanan keagamaan yang langsung dirasakan masyarakat. Hal ini termasuk kesiapan menghadapi ujian madrasah yang dijadwalkan mulai 6 April mendatang.

Tak hanya sektor pendidikan, kunjungan ini juga mencakup peninjauan pesantren serta program rumah ibadah ramah pemudik yang menyediakan fasilitas transit bagi masyarakat selama arus mudik.

Di akhir agenda, H. Mansur meninjau kesiapan digitalisasi layanan di Kantor Kemenag Kolaka Utara, termasuk penerapan sistem kerja fleksibel (Work From Anywhere/WFA).

“Kami melihat kesiapan digitalisasi sudah cukup baik. Ini menjadi fondasi penting untuk memastikan pelayanan tetap optimal, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Ris

Komentar