KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara menyiapkan hunian sementara (Huntara) bagi pasangan lanjut usia (lansia) asal Desa Watumotaha, Kecamatan Ngapa, yang selama ini hidup dalam kondisi tempat tinggal yang tidak layak.
Langkah tersebut diambil setelah Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, S.E., bersama jajaran Dinas Sosial dan Pemerintah Kecamatan Ngapa turun langsung melihat kondisi pasangan lansia tersebut pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Kunjungan itu dilakukan setelah kondisi kehidupan mereka menjadi perhatian di media sosial. Pemerintah kemudian bergerak untuk memastikan kebutuhan dasar pasangan lansia tersebut mendapat penanganan.
Tak sekadar memberikan bantuan, Pemkab Kolaka Utara menyiapkan pembangunan Huntara sebagai solusi awal agar pasangan lansia tersebut dapat menempati tempat tinggal yang lebih layak.
Material pembangunan akan diupayakan secara swadaya, sedangkan proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong dengan dikoordinasikan oleh Camat Ngapa.
Wakil Bupati Kolaka Utara Jumarding mengatakan pemerintah tidak ingin penanganan berhenti pada bantuan sesaat. Persoalan tempat tinggal juga perlu dicarikan solusi agar kondisi pasangan lansia tersebut dapat segera membaik.
Selain Huntara, pemerintah daerah juga akan mengupayakan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi hunian tetap (Huntap).
Dinas Sosial diminta berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan untuk mengupayakan dukungan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
“Hari ini, saya bersama jajaran Dinas Sosial, rekan-rekan Partai Demokrat, serta Pemerintah Kecamatan Ngapa turun langsung menyapa dan menyerahkan bantuan kepada Pak Andi Upe,” terangnya.
Menurut dia, persoalan warga yang membutuhkan perhatian tidak dapat diselesaikan pemerintah sendirian. Dukungan masyarakat dan berbagai pihak diperlukan agar penanganannya dapat berjalan lebih cepat.
Jumarding juga mengapresiasi pihak-pihak yang telah ikut membantu pasangan lansia tersebut. Ia berharap kepedulian itu terus berkembang menjadi gerakan gotong royong di tengah masyarakat.
“Sinergi antar-lembaga dan jajaran pemerintahan akan terus kita tingkatkan agar setiap uluran tangan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Pembangunan Huntara diharapkan menjadi langkah awal untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi pasangan lansia tersebut, sembari pemerintah mengupayakan solusi hunian tetap melalui dukungan lahan dan program perumahan.
Penulis: Ris








