Safari Ramadan di Masjid Besar Tiwu, Bupati Kolaka Utara Bahas Program Strategis Daerah

Regional30 Dilihat

“Safari Ramadan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan merupakan media strategis bagi pemerintah daerah untuk membangun kedekatan sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara kembali melanjutkan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan mengunjungi sejumlah masjid di wilayah kecamatan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus sarana penyampaian berbagai perkembangan pembangunan daerah.

Pada Minggu (8/3/2026), Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Besar Tiwu. Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat pada momentum bulan suci Ramadan ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan sosial sekaligus membangun komunikasi partisipatif antara pemerintah dan warga.

Menurut Bupati kegiatan Safari Ramadan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan merupakan media strategis bagi pemerintah daerah untuk membangun kedekatan sekaligus mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.

“Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah setiap tahun. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan berbagai pesan pembangunan,” ujarnya.

Nur Rahman menjelaskan, melalui forum tersebut pemerintah daerah dapat memaparkan berbagai capaian dan progres pembangunan yang telah dilakukan, sekaligus memperoleh masukan dari masyarakat terkait berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sangat penting sebagai bagian dari proses pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bupati juga menyinggung perjalanan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Kolaka Utara sejak resmi dilantik. Dalam periode tersebut, pemerintah daerah terus berupaya menjalankan berbagai program strategis sebagai implementasi dari visi dan misi pembangunan yang telah dirumuskan.

Ia menegaskan, sektor pendidikan, kesehatan, Infrastruktur, serta pertanian masih menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, termasuk pembangunan sejumlah fasilitas puskesmas, serta penyediaan bantuan sarana produksi bagi sektor pertanian dan perikanan.

“Kami berupaya memastikan bahwa pembangunan di Kolaka Utara berjalan secara berimbang, terutama pada sektor-sektor yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui dinamika pembangunan di daerah tidak terlepas dari berbagai tantangan, salah satunya berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, kebijakan tersebut turut memengaruhi skala prioritas program pembangunan di daerah sehingga diperlukan strategi pengelolaan yang lebih adaptif dan efektif.

“Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat tentu memberikan implikasi terhadap pelaksanaan program pembangunan daerah. Ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi secara bersama-sama,” katanya.

Kendati demikian, Bupati menilai berbagai program nasional yang saat ini mulai dijalankan di daerah juga membuka peluang baru bagi penguatan ekonomi lokal. Salah satunya, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih yang dinilai berpotensi mendorong desa-desa menjadi pusat produksi dalam memenuhi kebutuhan program nasional tersebut.

Apabila peluang tersebut dimanfaatkan secara optimal, maka aktivitas ekonomi di tingkat desa dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih luas.

“Desa-desa diharapkan mampu menjadi pusat produksi yang dapat mendukung kebutuhan program nasional tersebut. Dengan demikian ekonomi desa tetap bergerak dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara makro,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kolaka Utara untuk menjaga keharmonisan sosial selama bulan suci Ramadan, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam interaksi antarumat beragama.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial dengan menghindari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita harus semakin cerdas dalam menggunakan media sosial, menghindari hoaks, ujaran yang tidak pantas, ghibah maupun fitnah yang dapat merusak nilai ibadah Ramadan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, pemerintah daerah berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Kolaka Utara.

Penulis : Ris

Komentar