“Pemerintah daerah menyiapkan sekitar 2.000 tiket gratis bagi masyarakat Kolaka Utara yang akan melakukan perjalanan laut pada rute Pelabuhan Siwa-Pelabuhan Tobaku maupun sebaliknya”
KOLAKA UTARA, REPUBLIX – Mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu mengalami peningkatan signifikan, terutama pada wilayah yang bergantung pada konektivitas transportasi laut.
Menyadari dinamika tersebut, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menghadirkan program mudik gratis angkutan laut Lebaran 2026 sebagai upaya memperluas akses transportasi yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi masyarakat.
Program tersebut secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si, Minggu (8/3/2026). Pelepasan perdana ini menandai dimulainya layanan mudik gratis bagi warga yang ingin melakukan perjalanan pulang kampung melalui jalur laut menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurut Idrus, pemerintah daerah menyiapkan sekitar 2.000 tiket gratis bagi masyarakat Kolaka Utara yang akan melakukan perjalanan laut pada rute Pelabuhan Siwa-Pelabuhan Tobaku maupun sebaliknya.
“Kuota yang disiapkan untuk masyarakat sekitar dua ribu tiket, yang akan dibagi dalam beberapa jadwal keberangkatan, baik untuk arus mudik maupun arus balik,” ujar Idrus.
Program mudik gratis ini dilayani menggunakan kapal cepat KM Express Bahari 88, yang selama ini menjadi salah satu moda transportasi laut utama yang menghubungkan wilayah pesisir di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Kapal tersebut melayani rute Siwa-Tobaku yang selama ini menjadi jalur strategis mobilitas masyarakat Kolaka Utara.
Dari perspektif kebijakan transportasi publik, program ini mencerminkan pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta. Pelaksanaannya merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta operator transportasi melalui PT Belibis Putra sebagai mitra penyedia layanan kapal.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting dalam memastikan keberlanjutan layanan transportasi publik yang tidak hanya efisien secara operasional, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ekonomi.
“Ini adalah program dari pemerintah pusat yang didukung oleh pemerintah provinsi dan dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten bekerja sama dengan PT Belibis Putra. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya,” kata Idrus.
Dalam implementasinya, kapal cepat KM Express Bahari 88 akan melayani rute Siwa-Tobaku dan Tobaku-Siwa pada beberapa jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan, yakni 8, 10, 12, 14, 25, 27, dan 30 Maret serta 3 April 2026.
Penjadwalan ini dirancang untuk mengakomodasi dua fase mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, yaitu arus mudik menuju kampung halaman dan arus balik setelah perayaan Idul Fitri.
Untuk mengikuti program ini, calon penumpang diwajibkan membawa dokumen identitas diri seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, kartu pelajar, atau kartu mahasiswa.
Persyaratan tersebut dimaksudkan sebagai mekanisme verifikasi administratif sekaligus memastikan bahwa kuota tiket benar-benar dimanfaatkan oleh warga Kolaka Utara.
Sekda menegaskan, masyarakat yang dapat menunjukkan identitas sebagai warga Kolaka Utara akan langsung dilayani dalam program tersebut.
“Cukup memperlihatkan KTP atau identitas lain yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan adalah warga Kolaka Utara, maka akan langsung dilayani,” jelasnya.
Secara sosiologis, tradisi mudik Lebaran memiliki dimensi yang jauh melampaui aktivitas perjalanan semata.
Mudik menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempererat relasi sosial, menjaga ikatan kekeluargaan, serta memperkuat kohesi sosial antarwilayah.
Dalam konteks ini, penyediaan transportasi mudik gratis dapat dipandang sebagai bentuk intervensi kebijakan publik yang bertujuan mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas.
Program ini juga berpotensi memberikan dampak ekonomi tidak langsung, terutama pada sektor jasa transportasi, perdagangan lokal, serta aktivitas ekonomi di wilayah pesisir yang menjadi simpul mobilitas penumpang.
Pemerintah daerah berharap inisiatif ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial serta menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan tertib selama periode Lebaran.
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program mudik gratis ini, panitia menyediakan layanan informasi melalui Belibis Group di nomor 0852 9900 1333 (Siwa) dan 0823 9465 2215 (Tobaku).
Dengan kuota terbatas yang disediakan, masyarakat diimbau untuk segera melakukan konfirmasi dan memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara berharap momentum mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung dengan lebih tertib, aman, dan inklusif, sekaligus menghadirkan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
Penulis : Ris








Komentar