Safari Ramadan Pakue Utara, Wabup Kolaka Utara Ingatkan Jabatan Amanah Bukan Kemuliaan

Ragam89 Dilihat

“Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadan”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, S.E., menegaskan kekuasaan dan jabatan dalam pemerintahan sejatinya bukanlah simbol kemuliaan yang patut dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Jami’ Desa Saludongka, Kecamatan Pakue Utara, Sabtu (7/3/2026).

Dalam sambutannya, Jumarding menjelaskan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan suci Ramadan. Namun, menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi sarana strategis untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini adalah upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mempererat silaturahmi, sekaligus mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Wabup menambahkan, melalui kegiatan tersebut pemerintah daerah juga dapat menyampaikan berbagai informasi mengenai program pembangunan yang tengah dijalankan, termasuk capaian dan rencana strategis yang akan dilakukan ke depan.

Sebaliknya, masyarakat diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai masukan terkait penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta persoalan sosial kemasyarakatan yang dihadapi di tingkat desa dan kecamatan.

Lebih lanjut, Jumarding menilai, bulan Ramadan memiliki nilai-nilai yang sangat relevan dengan prinsip kepemimpinan yang berintegritas. Menurutnya, ibadah puasa mengajarkan pentingnya kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, serta kepedulian terhadap sesama.

“Ramadan mengajarkan kita bahwa kekuasaan dan jabatan bukanlah kemuliaan yang harus dibanggakan. Semua itu adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di hadapan masyarakat maupun di hadapan Allah SWT,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara saat ini telah berjalan hampir satu tahun sejak dilantik. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai program pembangunan telah mulai dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi visi dan misi daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kolaka Utara 2026–2030.

Menurutnya, beberapa sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Hal itu diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, peningkatan sarana pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk pembangunan fasilitas puskesmas, serta pemberian bantuan sarana produksi bagi sektor pertanian dan perikanan.

Meski demikian, Jumarding mengakui bahwa pelaksanaan sejumlah program pembangunan belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana. Hal tersebut, kata dia, dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada pengalokasian program di daerah.

Kendati demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mengoptimalkan berbagai peluang dari program nasional yang dapat mendorong pergerakan ekonomi desa, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih yang memiliki dukungan anggaran cukup besar.

“Kita harus mampu memanfaatkan peluang dari program-program pemerintah pusat tersebut agar desa-desa dapat menjadi pusat produksi yang mampu memenuhi kebutuhan program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, sebelum pelaksanaan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, Wakil Bupati Kolaka Utara juga menyalurkan bantuan zakat kepada masyarakat fakir dan miskin serta para marbot masjid di Kecamatan Pakue Utara.

Tercatat sebanyak 189 warga penerima zakat fakir dan miskin serta 10 marbot masjid menerima bantuan tersebut sebagai bagian dari program sosial pemerintah daerah dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.

Penulis : Ris

Komentar