Kolaka Timur Diguncang Empat Kali Gempa dalam Sehari

Peristiwa53 Dilihat

“Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa utama terjadi pukul 03.00.35 WIB. Episenter berada di darat, sekitar 11 kilometer selatan Kolaka Timur, dengan kedalaman dangkal 5 kilometer”

KOLAKA TIMUR, REPUBLIX.ID – Wilayah Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, diguncang rangkaian gempa bumi tektonik sebanyak empat kali dalam sehari pada Jumat, 3 April 2026. Guncangan terbesar tercatat berkekuatan magnitudo 3,4 pada dini hari.

Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa utama terjadi pukul 03.00.35 WIB. Episenter berada di darat, sekitar 11 kilometer selatan Kolaka Timur, dengan kedalaman dangkal 5 kilometer.

Plt Kepala Bagian BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

“Dengan kedalaman yang relatif dangkal, gempa ini dirasakan cukup jelas oleh masyarakat,” ujarnya.

Guncangan gempa utama dilaporkan mencapai skala intensitas III hingga IV MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sejumlah warga menggambarkan sensasi seperti truk besar melintas. Beberapa bangunan juga dilaporkan mengeluarkan bunyi berderik, meski belum ada laporan kerusakan.

Tak lama berselang, aktivitas seismik masih berlanjut. BMKG mencatat tiga gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, yakni M 2,1 pada pukul 03.47 WIB, M 2,0 pada pukul 05.36 WIB, dan M 1,6 pada pukul 17.32 WIB. Lokasi gempa susulan berada di sekitar area yang sama, baik di selatan maupun utara Kolaka Timur, dengan kedalaman bervariasi antara 3 hingga 15 kilometer.

Meski demikian, hingga saat ini BMKG memastikan belum ada laporan dampak kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta memastikan informasi resmi hanya berasal dari kanal komunikasi resmi BMKG.

Rangkaian gempa ini menjadi pengingat bahwa wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kolaka Timur, merupakan kawasan yang memiliki aktivitas tektonik aktif sehingga berpotensi mengalami gempa bumi sewaktu-waktu.

Penulis : Ris

Komentar