Disbunnak Kolaka Utara Gelar Pelatihan Pemeriksaan Hewan Kurban

Berita Tani159 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Kolaka Utara melalui Bidang Peternakan menggelar pelatihan petugas pemeriksaan hewan kurban sekaligus sosialisasi retribusi pemeliharaan dan pemotongan hewan di Lasusua, 6-7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut difokuskan pada praktik pemotongan hewan kurban serta pemeriksaan antemortem dan post mortem guna memastikan hewan yang disembelih sehat dan daging yang dikonsumsi masyarakat aman.

Pelatihan ini diikuti petugas lapangan dan pihak terkait yang nantinya akan terlibat langsung dalam pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, H. Kamal Mustafa, S.Pi., M.M., mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapan petugas dalam menjamin kesehatan hewan dan keamanan pangan masyarakat.

Kadis Bunnak Kolaka Utara, H. Kamal Mustafa, S.Pi., M.M pantau kegiatan pelatihan petugas pemeriksa hewan kurban yang digelar Bidang Peternakan di Lasusua. Foto : Ris

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan petugas memahami tata cara pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah pemotongan, sehingga daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat benar-benar aman dan layak konsumsi,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Kata Kamal, pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum hewan dipotong untuk memastikan kondisi kesehatan hewan, sedangkan pemeriksaan post mortem dilakukan setelah penyembelihan guna memeriksa kondisi daging dan organ dalam hewan.

Menurutnya, pemahaman teknis terhadap dua tahapan pemeriksaan tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan dan menjaga kualitas daging kurban yang beredar di masyarakat.

“Kami juga mendorong agar proses pemotongan hewan dilakukan sesuai standar kesehatan veteriner dan ketentuan syariat, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam mengonsumsi daging kurban,” tambahnya.

Pelatihan petugas pemeriksa hewan kurban. Foto: Ris

Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi retribusi pemotongan hewan sebagai bagian dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh Bidang Peternakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pengawasan kesehatan hewan sekaligus mendukung pelayanan peternakan yang lebih tertib dan profesional,” pungkasnya.

Penulis : Ris

 

Komentar