Gempa M5,0 Guncang Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Peristiwa53 Dilihat

JAKARTA, REPUBLIX.ID – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Banda, barat laut Tual, Maluku, pada Jumat dini hari, 30 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui magnitudo gempa tersebut menjadi 5,0 dari informasi awal M5,3.

Dalam siaran persnya, BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 03.32.13 WIB. Episenter berada di koordinat 4,42 derajat Lintang Selatan dan 132,56 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 135 kilometer barat laut Tual, Maluku, dengan kedalaman 40 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar berupa geser atau strike-slip.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas III MMI, yakni Buruway di Kabupaten Kaimana, Karas di Kabupaten Fakfak, serta kawasan Wakate di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi ketika truk melintas.

Hingga pukul 03.45 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Penulis: Yus