Baliase Membara, Massa Tutup Jalur Trans Sulawesi Tuntut Provinsi Luwu Raya

Peristiwa445 Dilihat

“Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dan masyarakat menutup total jalur Transportasi Sulawesi tepatnya di Jembatan Baliase”

LUWU UTARA, REPUBLIX.ID – Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dan masyarakat menutup total jalur Transportasi Sulawesi tepatnya di Jembatan Baliase, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Jumat (23/1/2026).

Titik vital penghubung jalur Trans Sulawesi itu lumpuh berjam-jam, seiring menguatnya tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya dan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Luwu Tengah.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Wija To Luwu mulai memadati jembatan sekitar pukul 13.20 Wita atau selepas Salat Jumat. Dengan kendaraan berisi sound system yang diparkir melintang, aksi tersebut menghentikan total arus lalu lintas Masamba-Mappedeceng.

Sejumlah ban bekas dibakar hingga asap hitam membumbung, sementara beberapa pohon di sekitar jembatan ditebang sebagai bentuk perlawanan simbolik. Di bawah terik matahari dan kepungan asap, massa tetap bertahan hingga sore hari.

Hingga pukul 16.38 Wita, kemacetan masih mengular dari dua arah, membuat aktivitas warga dan pengguna jalan tersendat. Meski demikian, peserta aksi menyebut kondisi tersebut sebagai risiko kecil dibanding penantian panjang yang mereka rasakan terhadap realisasi aspirasi masyarakat Luwu Raya.

Koordinator lapangan aksi, Rifli, menegaskan bahwa penutupan jalan merupakan bentuk pesan keras kepada pemerintah pusat.

“Kami ingin Presiden RI, Bapak Prabowo, mendengar langsung suara kami dari Luwu Raya. Pembentukan Provinsi Luwu Raya bukan lagi wacana, tapi kebutuhan,” serunya.

Bagi Aliansi Wija To Luwu, Jembatan Baliase hari itu tak sekadar jalur transportasi, melainkan panggung perjuangan. Aksi tersebut menjadi simbol kegelisahan daerah yang merasa terlalu lama berada di pinggir perhatian, sekaligus penegasan bahwa suara rakyat akan terus bergema hingga tuntutan mereka mendapat jawaban.

Sampai pukul 21.35 Wita, massa aksi masih bertahan di jembatan Jembatan Baliase.

Penulis : Astar

Komentar