Benahi Irigasi Sawah, PSDA Anggarkan Rp 422 Juta untuk Landolia dan Ranteangin

Berita Tani352 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kelurahan Ranteangin dan Desa Landolia, Kabupaten Kolaka Utara, Senin malam (29/12/2026) sekitar pukul 22.00 WITA, mengakibatkan genangan air pada area persawahan warga.

Curah hujan tinggi membuat saluran drainase sekunder dan tersier tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke lahan pertanian.

Sekitar 20 hektare sawah terdampak genangan. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena tanaman padi di lokasi tersebut baru memasuki usia 10 Hari Setelah Tanam (HST). Jika genangan berlangsung lama, dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan menurunkan produktivitas panen.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) PUPR Kolaka Utara, Iwan Taruna Jaya menjelaskan, hasil peninjauan lapangan menunjukkan kapasitas saluran pembuang sudah tidak memadai, terutama saat hujan deras yang terjadi bersamaan dengan kondisi air pasang.

Saluran air yang dibangun melalui program PNPM dengan dimensi lebar bawah sekitar 70 sentimeter dan lebar atas sekitar 120 sentimeter. Ukuran tersebut sudah tidak relevan dengan kebutuhan saat ini, mengingat meningkatnya volume limpasan air.

“Saluran yang ada saat ini tidak lagi mampu menampung debit air, sehingga air meluap dan menggenangi area persawahan,” ujar Iwan, Selasa (31/12/2025).

PSDA merekomendasikan pelebaran saluran pembuangan serta peninggian talud guna meningkatkan kapasitas tampung air agar sesuai dengan kondisi eksisting.

“Panjang saluran yang membutuhkan penanganan diperkirakan mencapai 200 meter. Untuk itu, kami akan melakukan kajian teknis lebih mendalam sebagai dasar penanganan selanjutnya,” jelasnya.

PSDA juga telah menyusun estimasi anggaran kegiatan sesuai arahan pimpinan dan melaporkan hasil temuan lapangan tersebut kepada pimpinan daerah. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu keputusan lanjutan untuk realisasi penanganan.

“Estimasi anggaran rehab jaringan irigasi Desa Landolia dan Kelurahan Ranteangi mencapai Rp 422 juta. Kalau tidak ada kendala tahun depan sudah bisa dikerjakan,” terangnya.

Iwan berharap, masyarakat dapat menghibahkan sebagian lahan mereka untuk pelebaran dan peninggian irigasi sehingga tahun depan proses pengerjaannya berjalan lancar.

Penulis   : Ris

Editor     : Andi M

Komentar