Mendikdasmen Jamin Sultra Masuk Program Revitalisasi 71 Ribu Sekolah

Edukasi254 Dilihat

“Mendikdasmen pastikan Provinsi Sulawesi Tenggara akan mendapatkan bagian dalam program revitalisasi dan perbaikan 71 ribu gedung sekolah yang dicanangkan pemerintah pusat pada tahun 2026”

KENDARI, REPUBLIX.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memastikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mendapatkan bagian dalam program revitalisasi dan perbaikan 71 ribu gedung sekolah yang dicanangkan pemerintah pada 2026.

Dilansir dari Antara.com. Abdul Mu’ti menegaskan, program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Presiden Prabowo Subianto guna memastikan seluruh sekolah di Indonesia memiliki sarana dan prasarana yang layak, termasuk di Sultra.

“Pada 2026 ada sekitar 71 ribu satuan pendidikan yang direvitalisasi dan diperbaiki, dan Sulawesi Tenggara tentu menjadi bagian dari program tersebut,” ujarnya, Sabtu (10/1/2026).

Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki bangunan fisik sekolah, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.

Presiden Prabowo, kata dia, menargetkan seluruh sekolah dengan kondisi tidak layak diperbaiki secara bertahap hingga 2029.

“Presiden berkali-kali menegaskan tidak boleh lagi ada sekolah dengan atap bocor, toilet tidak layak, dan kondisi bangunan yang membahayakan peserta didik,” jelasnya.

Abdul Mu’ti mengungkapkan, semula Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah hanya merencanakan perbaikan sekitar 11 ribu sekolah pada 2026.

Namun, Presiden Prabowo memperluas cakupan program hingga 60 ribu sekolah tambahan di seluruh jenjang pendidikan. Kebijakan tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Guru.

Selain perbaikan gedung, Kemendikdasmen juga akan melengkapi sekolah dengan perangkat pembelajaran digital berupa interactive flat panel (IFP) hingga empat unit per sekolah.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian melalui program pelatihan dan sertifikasi.

“Guru tidak hanya menjadi agen pembelajaran, tetapi juga agen peradaban. Karena itu, kesejahteraan guru terus kami tingkatkan melalui sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa pada 2025, sebanyak 348 gedung sekolah di Sultra telah menerima manfaat program revitalisasi pendidikan dan pembangunan sekolah baru.

Untuk 2026, jumlah usulan peningkatan sarana dan prasarana satuan pendidikan di Sultra meningkat signifikan menjadi 1.374 gedung sekolah. Selain itu, sebanyak 4.081 satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, diusulkan menerima sarana papan interaktif digital.

“Kami berharap ke depan jumlahnya terus bertambah, dan kami optimistis Pak Menteri dapat mengabulkan harapan tersebut,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen penuh mendukung program strategis nasional di sektor pendidikan.

Salah satu fokusnya adalah penguatan SMK bidang pertanian dan peternakan agar mampu memasok hingga 70 persen bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.

“Termasuk penguatan SMK kelautan dalam pengelolaan makanan higienis melalui laboratorium kuliner SMK yang bersertifikat,” pungkasnya.

Penulis : Ris

Editor   : Andi M

 

Komentar