11 Tahanan Polres Kolaka Utara Kabur, Polisi Lakukan Perburuan Besar-besaran

Hukum dan kriminal1159 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Sebanyak 11 tahanan Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, nekat melarikan diri dari ruang tahanan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 03.30 Wita. Para tahanan diduga membobol ventilasi sel sebelum kabur melalui atap gedung menggunakan selang air.

Aksi pelarian tersebut langsung memicu operasi pengejaran besar-besaran. Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan Agung Gultom bersama Wakapolres turun langsung ke lokasi sekitar pukul 04.00 Wita untuk memimpin apel luar biasa dan mengerahkan seluruh personel melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, menjelaskan hasil penyelidikan sementara menunjukkan para tahanan terlebih dahulu menggergaji teralis besi ventilasi yang berada di bagian atas ruang tahanan.

“Setelah berhasil membuka celah, mereka naik ke atap gedung menggunakan selang air,” kata Ahmad Syaiful.

Sebelas tahanan yang kabur berasal dari berbagai kasus pidana, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penggelapan, hingga penyalahgunaan narkotika.

Dalam proses pengejaran, polisi mulai menemukan sejumlah petunjuk yang diduga berkaitan dengan pelarian para tahanan. Di wilayah Katoi, tim menemukan sisa makanan yang diduga ditinggalkan para pelaku. Sementara di Desa Maruge, petugas menemukan sebuah sepeda motor hasil curian yang diduga digunakan atau berkaitan dengan upaya pelarian.

“Temuan tersebut menjadi petunjuk penting untuk mempersempit ruang gerak mereka,” ujar Ahmad Syaiful.

Selain memburu para tahanan, Polres Kolaka Utara juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menyebarkan identitas seluruh tahanan yang kabur ke jajaran kepolisian dan instansi terkait, serta memperketat sistem pengamanan rumah tahanan sambil mengevaluasi prosedur penjagaan.

Kapolres Kolaka Utara AKBP R. Todoan Agung Gultom memastikan seluruh personel terus bekerja maksimal untuk menangkap kembali para tahanan yang melarikan diri. Bahkan, pengejaran kini difokuskan hingga ke kawasan pegunungan yang diduga menjadi lokasi persembunyian para pelaku.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar personel yang bertugas diberi kelancaran dan para tahanan yang kabur dapat segera tertangkap,” ujar Kapolres.

Hingga Kamis sore, operasi pencarian masih berlangsung. Kapolres memimpin langsung penyisiran di sejumlah lokasi untuk mempersempit ruang gerak para tahanan yang masih buron.

Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila melihat atau mengetahui keberadaan para tahanan tersebut agar proses penangkapan dapat dilakukan secepatnya.

Penulis : Astar

Komentar