Pelarian Enam Hari Berakhir, Irwan Akhirnya Diamankan di Pegunungan HBI


KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Upaya pencarian tahanan yang kabur dari ruang tahanan Polres Kolaka Utara pada Kamis (2/7/2026) kembali membuahkan hasil. Seorang tahanan berinisial Irwan berhasil diamankan setelah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.10 Wita.

Irwan menyerahkan diri setelah aparat melakukan pendekatan persuasif kepada pihak keluarga dan tokoh masyarakat. Proses penyerahan berlangsung di Desa Walasiho, Kecamatan Wawo, dengan didampingi Kepala Desa Walasiho.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan Agung Gultom, melalui Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, mengatakan sebelum menyerahkan diri, Irwan diketahui bersembunyi di sekitar Kilometer 1 bekas Pegunungan PT HBI, Desa Walasiho.

“Keberhasilan ini merupakan hasil pendekatan persuasif yang dilakukan kepada keluarga serta tokoh masyarakat. Yang bersangkutan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan aman,” kata Ahmad Syaiful, Selasa malam.

Dengan diamankannya Irwan, sebanyak tujuh dari sebelas tahanan yang sempat melarikan diri kini telah kembali berada dalam penguasaan kepolisian.

Ketujuh tahanan tersebut masing-masing Sidiq yang diamankan di wilayah pegunungan Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Syahrul alias Lulu di Kecamatan Rante Angin, Aqrifaldi alias Rifal di Desa Latawe, Kecamatan Wawo, Junaedi alias Cito di Desa Katoi, Kecamatan Katoi.

Ilham yang menyerahkan diri di Desa Tojabi, Kecamatan Lasusua, Parel yang ditangkap di kawasan Danau Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, serta Irwan yang menyerahkan diri di Desa Walasiho.

Sementara itu, empat tahanan lainnya masih dalam proses pencarian. Polres Kolaka Utara terus mengintensifkan pengejaran melalui patroli, penyekatan, razia, serta penyisiran di sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur pelarian para buronan.

Ahmad Syaiful mengatakan kepolisian juga terus membangun komunikasi dengan keluarga para tahanan dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari strategi pencarian.

“Kami mengapresiasi dukungan masyarakat, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan keluarga yang telah membantu memberikan informasi maupun mendukung proses pencarian. Sinergi ini sangat membantu tugas kepolisian,” ujarnya.

Polres Kolaka Utara juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan empat tahanan yang masih buron agar segera melapor kepada pihak kepolisian atau menghubungi Call Center Polri 110.

“Masyarakat diminta tidak melakukan tindakan sendiri. Serahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat kepolisian. Kami berkomitmen melakukan pencarian secara maksimal hingga seluruh tahanan berhasil diamankan kembali,” tutup Ahmad Syaiful.

Penulis : Ris

Komentar