KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Sebuah mobil Toyota Rush bernomor polisi DT 1956 AJ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Jabal Nur, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Kendaraan tersebut keluar jalur, masuk ke drainase, lalu terbalik.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pengemudi bersama tiga penumpangnya mengalami luka-luka dan langsung mendapat penanganan.
Mobil itu dikemudikan Salihi (50), seorang ASN asal Desa Puurau, Kecamatan Ngapa. Ia membawa tiga penumpang, yakni Elmi Winarti (43), Mudassir (48), dan Saipuddin, warga Desa Alipato, Kecamatan Pakue.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), mobil bergerak dari arah Lasusua menuju Ngapa. Saat melintasi tikungan di Desa Jabal Nur, kendaraan diduga tidak mengikuti jalur tikungan dan terus melaju lurus hingga keluar badan jalan.
“Kendaraan bergerak dari arah selatan ke utara atau dari Lasusua menuju Ngapa. Saat berada di tikungan, kendaraan diduga tetap melaju lurus hingga masuk ke drainase dan kemudian terbalik,” kata Kasatlantas Polres Kolaka Utara Iptu Jumardi, S.H., M.H., melalui Kanit Gakkum Satlantas Bripka Ardiyansyah, S.H.
Akibat benturan tersebut, Salihi mengalami bengkak pada lengan kiri dan mengeluhkan pusing. Elmi Winarti mengalami luka robek di bagian dalam bibir, Mudassir mengalami luka robek di kepala, sedangkan Saipuddin mengalami bengkak pada lengan kiri dan paha kanan. Ketiganya juga mengeluhkan pusing.
Ardiyansyah mengatakan seluruh korban hanya mengalami luka ringan hingga sedang dan tidak ada korban meninggal dunia.
“Seluruh korban dalam keadaan sadar dan mengalami luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan itu juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada kendaraan. Bagian depan mobil ringsek, kaca depan pecah, ban belakang kiri bocor, ban depan kanan terlepas, dan ban depan kiri juga mengalami kebocoran.
Usai menerima laporan, personel Satlantas Polres Kolaka Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Anggota telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta berkoordinasi dengan piket lalu lintas untuk penanganan lebih lanjut. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan,” kata Ardiyansyah.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang memiliki banyak tikungan.
“Kami mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi, mengurangi kecepatan saat memasuki tikungan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan,” tuturnya.
Penulis : Astar









Komentar