KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Jumlah hewan kurban di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun ini tercatat mencapai 837 ekor. Data sementara per Rabu, 27 Mei 2026 pukul 17.00 Wita itu terdiri atas 811 ekor sapi dan 26 ekor kambing yang tersebar di 15 kecamatan.
Berdasarkan data yang diperoleh Republix.id, Kecamatan Lasusua menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak, yakni 142 ekor. Disusul Kecamatan Batuputih sebanyak 74 ekor, Pakue Utara 72 ekor, serta Kecamatan Pakue Tengah dan Ngapa yang masing-masing mencapai 66 dan 64 ekor.
Adapun rincian jumlah hewan kurban di kecamatan lainnya meliputi Kecamatan Pakue sebanyak 54 ekor, Porehu 53 ekor, Kodeoha 49 ekor, Watunohu 47 ekor, Wawo 39 ekor, Lambai 36 ekor, Katoi 32 ekor, Ranteangin 30 ekor, Tolala 25 ekor, dan Tiwu 23 ekor.
Selain berasal dari masyarakat, sebanyak 31 ekor hewan kurban tahun ini juga disalurkan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dan sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.
Meski mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 884 ekor, pelaksanaan kurban di Kolaka Utara tetap berlangsung semarak. Tingginya partisipasi masyarakat dan berbagai pihak dinilai menjadi indikator kuatnya semangat berbagi pada momentum Iduladha.
Sejumlah pejabat daerah turut tercatat menyalurkan hewan kurban tahun ini. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan bantuan satu ekor sapi jenis limosin berbobot 996 kilogram untuk masyarakat Kolaka Utara.
Selain itu, Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar, Wakil Bupati H. Jumarding, Ketua DPRD Kolaka Utara, Fitra Yudi serta Sekertaris Daerah Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus juga ikut berkurban pada Iduladha tahun ini.
Pemerintah daerah berharap proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kolaka Utara.
Momentum Iduladha juga diharapkan dapat memperkuat nilai kepedulian sosial dan solidaritas masyarakat.
Penulis : Astar









Komentar