KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID –Maraknya kasus pencurian hasil perkebunan, khususnya kakao (cokelat) dan kelapa dalam, menjadi perhatian serius jajaran Polsek Pakue.
Untuk menekan angka kriminalitas tersebut, Kapolsek Pakue, IPTU Iskandar Hodi, S.Pd, menggagas program “Jumat Keliling” yang akan menjangkau seluruh desa di wilayah hukumnya.
Iskandar mengatakan, program tersebut menjadi salah satu langkah preventif kepolisian dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama memerangi tindak pencurian dan penyalahgunaan narkoba.
“Saya mendapat amanah untuk memimpin Polsek Pakue. Program pertama yang saya jalankan adalah mendatangi 30 desa secara bergilir melalui kegiatan Jumat Keliling. Dalam setiap kunjungan, kami akan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi pencurian dan narkoba,” ujar Iskandar saat diwawancarai, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, persoalan pencurian hasil perkebunan, terutama kakao dan kelapa dalam, masih menjadi salah satu kasus yang cukup menonjol di wilayah Kecamatan Pakue dan Pakue Utara. Karena itu, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Ia menjelaskan, selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui mimbar keagamaan setiap Jumat, pihaknya juga menggelar kegiatan Jumat Curhat guna menyerap langsung keluhan dan aspirasi masyarakat.
“Dari kegiatan Jumat Curhat itu kami bisa mengetahui persoalan yang dihadapi masyarakat, kemudian kami tindak lanjuti dengan langkah-langkah yang diperlukan. Penanganan pencurian kakao ini harus dilakukan bersama-sama antara kepolisian, pemerintah desa, kepala dusun, dan masyarakat,” jelasnya.
Kapolsek menegaskan, sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Ia berharap pemerintah desa maupun tokoh masyarakat dapat mendukung program yang dijalankan Polsek Pakue.
“Kami berharap seluruh pihak mendukung program ini, baik dalam memerangi narkoba maupun tindak pencurian. Karena kedua persoalan ini sangat meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah Pakue dan Pakue Utara,” tegasnya.
Iskandar menambahkan, program Jumat Keliling yang digagasnya juga merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan di tingkat Polres. Menurutnya, Kapolres Kolaka Utara, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, S.I.K.
Beliau menginginkan seluruh wilayah di Kabupaten Kolaka Utara tetap aman, kondusif, serta terbebas dari peredaran narkoba dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.
“Program ini juga tidak terlepas dari arahan dan perintah pimpinan kami, Bapak Kapolres Kolaka Utara. Beliau menginginkan seluruh wilayah Kolaka Utara aman, kondusif, dan jauh dari peredaran narkoba. Karena itu kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ungkapnya.
Melalui pendekatan langsung ke masyarakat, Polsek Pakue optimistis angka pencurian hasil perkebunan, penyalahgunaan narkoba, dan gangguan kamtibmas lainnya dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Diketahui, Kepolisian Sektor Pakue adalah satuan pelaksana utama Polri di tingkat kecamatan yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan langsung kepada warga di wilayah hukumnya yakni Kecamatan Pakue, Pakue Tengah dan Pakue Utara.
Penulis : Astar









Komentar