KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Komoditas nilam menjadi salah satu tanaman perkebunan rakyat yang dikembangkan di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Berdasarkan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, luas areal tanaman nilam pada 2024 tercatat mencapai 242 hektare.
Luas tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 2022 yang tercatat 189 hektare. Sementara pada 2023 hingga 2024, luas areal tanaman nilam tidak mengalami perubahan dan tetap berada pada angka 242 hektare.
Dari sisi produksi, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kolaka Utara dalam publikasi Kolaka Utara Dalam Angka 2025 mencatat produksi nilam mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2021 produksi tercatat 289,5 ton, kemudian meningkat menjadi 4.967 ton pada 2022 dan 5.216 ton pada 2023.
Peningkatan signifikan tercatat pada 2024 dengan produksi mencapai 30.500 ton.
Data tersebut memperlihatkan perkembangan luas areal dan produksi nilam di Kolaka Utara. Komoditas ini memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai salah satu sektor perkebunan yang menopang perekonomian masyarakat, khususnya petani.
Penulis: Ris








