H. Abbas Pimpin KONI Kolaka Utara, Empat Program Jadi Prioritas hingga 2030

Olahraga1229 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka Utara, H. Abbas, S.E., menegaskan kepengurusan KONI masa bakti 2026-2030 akan fokus pada empat agenda strategis yakni peningkatan prestasi atlet lokal, pembenahan tata kelola organisasi, penguatan sarana dan prasarana, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.

Hal itu disampaikan H. Abbas dalam sambutannya seusai pelantikan pengurus KONI Kabupaten Kolaka Utara masa bakti 2026-2030 di salah satu hotel di Kota Lasusua, Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut Abbas, pelantikan kepengurusan baru tidak boleh berhenti sebagai seremoni organisasi. Momentum tersebut harus menjadi titik awal konsolidasi untuk membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional, sistematis, dan berorientasi pada prestasi.

“Pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi penanda dimulainya tanggung jawab besar untuk membawa dunia olahraga di Kabupaten Kolaka Utara melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, lebih berprestasi, dan lebih profesional,” kata H. Abbas.

Sambutan Ketua KONI Kabupaten Kolaka Periode 2026-2030, H. Abbas, S.E.

Ia mengatakan prestasi olahraga merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang. Karena itu, keberhasilan atlet tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh kualitas pelatih, sistem pembinaan, dukungan organisasi, ketersediaan fasilitas, serta keterlibatan pemerintah dan masyarakat.

Untuk mewujudkan target tersebut, Abbas menempatkan peningkatan prestasi atlet lokal sebagai salah satu fokus utama kepengurusan. KONI Kolaka Utara akan mendorong pembinaan atlet potensial dari berbagai cabang olahraga secara lebih terstruktur.

Targetnya bukan hanya melahirkan atlet berprestasi di tingkat regional, tetapi juga membuka peluang bagi atlet daerah menembus kompetisi nasional.

Sejalan dengan pembinaan atlet, Abbas juga menekankan pentingnya membangun tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Ia mengatakan KONI membutuhkan manajemen yang solid dan profesional agar program pembinaan olahraga dapat berjalan secara terencana dan memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

Pengambilan sumpah jabatan pengurus KONI Kabupaten Kolaka Utara masa bakti 2026-2030 oleh Sekertaris Umum KONI Sulawesi Tenggara, Dr. La Sawali, M.Kes. Foto: Diskominfo Kolut.

“Kita akan membangun manajemen KONI yang solid dan profesional serta memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder olahraga,” ujarnya.

Menurut dia, tata kelola yang baik merupakan fondasi penting dalam memastikan setiap program organisasi berjalan efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Tidak hanya dari sisi organisasi, penguatan sarana dan prasarana olahraga juga menjadi perhatian kepengurusan baru. KONI akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk mengoptimalkan fasilitas pembinaan. Ketersediaan infrastruktur olahraga yang layak dinilai berpengaruh terhadap kualitas latihan dan performa atlet.

Abbas menilai pembinaan atlet tidak akan optimal jika tidak ditopang fasilitas yang memadai. Karena itu, penguatan infrastruktur menjadi bagian integral dari strategi peningkatan prestasi olahraga daerah.

Di sisi lain, agenda yang paling mendesak saat ini adalah persiapan menghadapi Porprov Sulawesi Tenggara 2026. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada November 2026 di Kendari.

Sekretaris Umum KONI Sulawesi Tenggara, Dr. La Sawali, M.Kes. (kiri), menyerahkan bendera pataka KONI kepada Ketua KONI Kabupaten Kolaka Utara, H. Abbas, S.E. (kanan), sebagai simbol dimulainya kepengurusan KONI Kolaka Utara masa bakti 2026–2030. Foto: Diskominfo Kolut.

Abbas mengatakan KONI Kolaka Utara memiliki waktu sekitar tiga bulan untuk mematangkan persiapan kontingen. Waktu yang relatif singkat tersebut membutuhkan koordinasi lintas sektor dan dukungan pemerintah daerah.

“Sesuai kalender KONI Provinsi Sulawesi Tenggara, Porprov merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, Porprov Sulawesi Tenggara akan dilaksanakan pada November 2026 di Kendari,” kata dia.

Menurut Abbas, keikutsertaan dalam Porprov bukan semata-mata menjadi tanggung jawab KONI. Kompetisi tersebut merupakan momentum untuk mengukur efektivitas pembinaan atlet sekaligus membawa nama Kabupaten Kolaka Utara dalam arena olahraga tingkat provinsi.

Meski waktu persiapan terbatas, Abbas optimistis kontingen Kolaka Utara dapat dipersiapkan secara maksimal apabila seluruh pemangku kepentingan bekerja dalam satu kerangka koordinasi.

“Kita sangat mengharapkan dukungan dan sinergi dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara. Karena tidak bisa dipungkiri, keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya menjadi tanggung jawab KONI, tetapi juga merupakan momentum untuk membawa dan mengharumkan nama Kabupaten Kolaka Utara,” katanya.

Untuk memastikan seluruh agenda tersebut berjalan berkesinambungan, ia meminta dukungan Bupati, Wakil Bupati, DPRD, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan agar program KONI periode 2026-2030 dapat dilaksanakan secara konsisten.

Di internal organisasi, Abbas juga mengingatkan seluruh pengurus baru untuk menghindari ego sektoral. Menurut dia, konsolidasi organisasi merupakan prasyarat agar program pembinaan dapat berjalan efektif.

“Marilah kita satukan visi dan tekad. Mari kita curahkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mengabdi demi kemajuan dan prestasi olahraga Kabupaten Kolaka Utara,” kata H. Abbas.

Penulis : Ris