Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok Rekan Sekampus, Diduga Dipicu Masalah Asmara

Peristiwa32 Dilihat

 

PEKANBARU, REPUBLIX.ID – Seorang mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau) mengalami luka serius setelah dibacok oleh sesama mahasiswa di lingkungan kampus, Kamis (26/2/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu persoalan asmara.

Dilansir dari AntaraNews.com, insiden terjadi saat korban tengah menunggu giliran sidang proposal di ruang Fakultas Syariah dan Hukum. Suasana yang semula kondusif mendadak berubah mencekam ketika pelaku datang dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Salah seorang mahasiswa, Dimas, mengatakan saat kejadian dirinya bersama rekan lain sedang berada di ruangan sebelah. Mereka terkejut melihat pelaku membacok korban tepat di depan ruang sidang.

“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami keluar, pelaku sudah membacok korban. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” ujarnya di kutip dari AntaraNews.com.

Petugas keamanan kampus yang datang ke lokasi berhasil mengamankan pelaku sebelum kembali melayangkan serangan. Aparat kepolisian kemudian membawa pelaku ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku diamankan di Polsek Binawidya bersama barang bukti berupa kapak dan parang yang digunakan dalam aksi pembacokan.

“Pelaku sudah diamankan berikut barang bukti senjata tajam. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian,” kata Anggi.

Korban saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru akibat luka bacok cukup dalam di bagian kepala dan tangan. Pihak kepolisian menyebut korban kemungkinan akan dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Polisi menduga aksi nekat tersebut dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan. Namun, aparat masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian.

Penulis : Ris

Komentar