Remaja 14 Tahun Diduga Jatuh ke Laut Belum Ditemukan, Basarnas Akhiri Operasi Pencarian

Peristiwa140 Dilihat

BUTON SELATAN, REPUBLIX.ID – Operasi pencarian terhadap Marifah (14), remaja yang diduga terjatuh ke laut (man over board/MOB) di sekitar Perairan Lande, Kabupaten Buton Selatan, resmi dihentikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari setelah berlangsung selama tujuh hari tanpa hasil.

Keputusan penutupan operasi diambil pada Sabtu (25/7/2026) setelah Tim SAR Gabungan menyelesaikan pencarian hingga pukul 15.00 Wita. Selama operasi berlangsung, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan penghentian operasi dilakukan sesuai prosedur setelah masa pencarian memasuki hari ketujuh.

“Hingga memasuki pukul 15.00 Wita, pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan masih dengan hasil nihil. Mengingat operasi SAR telah memasuki hari ketujuh dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” katanya, Sabtu (25/7/2026).

Meski operasi resmi dihentikan, Amiruddin menegaskan pencarian dapat kembali dilakukan apabila di kemudian hari ditemukan petunjuk atau informasi baru mengenai keberadaan korban.

“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.

Korban diketahui bernama Marifah (14), warga Pimpi, Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Berdasarkan kronologi, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu korban baru selesai mengambil umpan di bagan. Salah seorang anak buah kapal (ABK) kemudian meminta korban beristirahat di dalam kamar kapal.

Namun sekitar 30 menit kemudian, seorang ABK masih sempat melihat korban berada di bagian haluan kapal. Ketika diperiksa kembali sekitar pukul 21.00 Wita, korban sudah tidak terlihat dan diduga terjatuh ke laut.

Dengan ditutupnya operasi SAR, keluarga korban diimbau segera melapor kepada Basarnas apabila ditemukan informasi yang mengarah pada keberadaan Marifah sehingga operasi pencarian dapat dibuka kembali.

Penulis: Ris

Komentar