Tebar 500 Benih Lele, Kemenag Sultra Perkuat Ekoteologi dan Ketahanan Pangan

Ragam50 Dilihat

“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi konsep ekoteologi, yakni pendekatan yang mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, H. Mansur, menebar 500 benih ikan lele di kolam yang berada di pelataran Masjid Al-Ikhlas Kemenag Kolaka Utara, Rabu (1/4/2026), sebagai bentuk komitmen dalam penguatan ekoteologi dan ketahanan pangan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi konsep ekoteologi, yakni pendekatan yang mengaitkan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Dalam konsep ini, manusia dipandang sebagai khalifah di bumi yang memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian alam serta memanfaatkannya secara bijak dan berkelanjutan.

H. Mansur berharap, ke depan ikan lele yang ditebar dapat dimanfaatkan oleh para santri untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, sekaligus menjadi sarana edukasi tentang kemandirian dan kepedulian lingkungan.

“Ini bukan sekadar kegiatan budidaya, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan juga merupakan nilai ibadah,” ujarnya.

Pelepasan benih ikan tersebut turut didampingi Kepala Kemenag Kolaka Utara Drs. Alimuddin, Wakil Ketua I DPRD Kolaka Utara Muhammad Syair, serta Asisten II Setda Kolaka Utara Ratna Irham.

Melalui program ini, Kemenag diharapkan mampu menghadirkan praktik ekoteologi yang aplikatif di tengah masyarakat, sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis lembaga keagamaan.

Penulis : Ris

Komentar