Viral Jalan Rusak Mirip Sungai Kering di Kolaka Utara, Warga Kesulitan Melintas

Regional49 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Kerusakan parah kembali terjadi di ruas jalan poros Trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Tolala dan Kecamatan Porehu menuju Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Kondisi jalan yang berada di Desa Loka, Kecamatan Tolala itu kini memprihatinkan dan nyaris tak dapat dilalui kendaraan.

Badan jalan yang menjadi akses utama masyarakat tampak rusak berat hingga menyerupai aliran sungai kering membuat aktivitas warga menuju ibu kota kecamatan maupun desa tetangga terganggu bahkan terancam lumpuh total.

Situasi semakin memburuk saat musim penghujan. Air hujan yang terus mengguyur menyebabkan badan jalan terkikis dan memicu longsor di beberapa titik.

Warga setempat menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius. Padahal jalan itu merupakan jalur vital penghubung antarwilayah dan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam video berdurasi 41 detik yang diunggah akun Facebook milik Irwank Doank, Selasa (19/5/2026), terlihat material longsor menutupi sebagian badan jalan sehingga kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

“Ya tertutup lagi jalan gays. Longsor lagi. Longsor susulan, tidak bisa lagi lewat mobil,” ujar Irwank dalam video tersebut.

Pada video lainnya berdurasi 39 detik, ia juga memperlihatkan kondisi jalan yang berlubang hingga menyerupai bekas aliran sungai mati.

“Ya sungai kering gays. Setengah mati lewat motor mobil. Sungai kering. Aihh, hancur. Lubang-lubang,” katanya.

Melalui keterangan unggahannya, Irwank menyebut terdapat tiga titik longsor di jalur menuju Desa Loka yang berpotensi menutup akses jalan sepenuhnya apabila tidak segera mendapat penanganan darurat.

“Kondisi jalan menuju Desa Loka, Kecamatan Tolala. Hari ini tanggal 19-05-2026. Terdapat 3 titik longsor dan jalan rusak parah. Mudah-mudahan ada perhatian dari pihak yang terkait,” tulisnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kolaka Utara, Mukramin, mengaku pihaknya akan segera meneruskan laporan kondisi jalan tersebut kepada instansi terkait.

“Siap diteruskan, karena jalan ini masih kewenangan provinsi. Dengar-dengar info tahun ini akan diatensi,” ujar Mukramin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/5/2026).

Penulis : Ris

Komentar