Empat Masalah yang Bisa Membuat Bansos Dinonaktifkan, Salah Satunya Judi Online

Regional10 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Bantuan sosial bisa berhenti bukan semata karena perubahan kondisi ekonomi penerima. Di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, perubahan status penerima juga dapat terjadi setelah sistem Kementerian Sosial (Kemensos) mendeteksi sejumlah indikator dalam data keluarga.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kolaka Utara Marwah S., SKM., M.Si mengatakan, salah satu indikator yang dapat berpengaruh terhadap status bantuan adalah keterlibatan anggota keluarga dalam aktivitas judi online.

“Kalau ada anggota keluarga yang teridentifikasi bermain judi online, itu bisa berdampak pada status bantuan dalam satu keluarga,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.

Selain judi online, terdapat sejumlah indikator lain yang dapat masuk dalam pendeteksian sistem. Di antaranya pinjaman online, beralih status sebagai PPPK Paruh Waktu, kepemilikan kredit perbankan, serta penggunaan listrik dengan daya di atas 2.000 volt ampere (VA).

Data tersebut, menurut dia, terdeteksi melalui sistem Kementerian Sosial secara terpusat. Pemerintah daerah kemudian menjadi tempat masyarakat melakukan konfirmasi ketika bantuan yang biasanya diterima tiba-tiba tidak lagi masuk.

Masyarakat umumnya baru mengetahui perubahan status tersebut setelah bantuan berhenti disalurkan. Mereka kemudian mendatangi Dinas Sosial untuk mengetahui penyebabnya.

Petugas dapat memeriksa data melalui aplikasi yang digunakan verifikator. Dari sistem itu dapat diketahui status penerima, termasuk indikator yang menyebabkan data masuk dalam kategori nonaktif.

Persoalan menjadi lebih rumit ketika indikator tersebut ditemukan bukan pada penerima utama, melainkan anggota keluarganya.

Sebab, pendataan bantuan sosial menggunakan basis kartu keluarga. Dengan demikian, aktivitas salah satu anggota keluarga dapat memengaruhi status bantuan keluarga secara keseluruhan.

“Kalau yang terdeteksi itu anak atau anggota keluarganya, tetap berpengaruh karena perhitungannya berdasarkan kartu keluarga,” katanya.

Status nonaktif tidak selalu berarti bantuan tertutup selamanya. Penerima masih dapat mengajukan reaktivasi apabila memenuhi persyaratan.

Proses pengaktifan kembali dilakukan melalui aplikasi. Dalam kondisi tertentu, penerima dapat diminta membuat pernyataan atau komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang menjadi dasar penonaktifan.

Untuk kasus yang berkaitan dengan judi online, salah satu bukti yang dapat diminta adalah penutupan akun yang digunakan untuk aktivitas tersebut.

Setelah pengajuan dilakukan, data kembali diperiksa melalui sistem di tingkat pusat. Jika memenuhi ketentuan, status penerima dapat diaktifkan kembali pada periode bantuan berikutnya.

Namun, waktu reaktivasi tidak dapat dipastikan oleh pemerintah daerah. Keputusan akhir bergantung pada proses verifikasi melalui sistem Kementerian Sosial.

Kepala Dinas Sosial Kolaka Utara, H. Masdar, mengatakan pihaknya tidak akan mengabaikan hasil pendeteksian sistem dalam menyalurkan bantuan.

Menurut dia, penerima yang masih terindikasi dalam kategori yang menjadi dasar penonaktifan tidak dapat langsung dilayani sebelum datanya diverifikasi.

“Walaupun sebelumnya menerima bantuan, kalau masih terdaftar judi online atau memiliki kredit yang menjadi indikator, kami tidak melayani,” kata Masdar.

Namun, ia mengatakan peluang menerima bantuan tetap terbuka bagi masyarakat yang setelah diverifikasi memenuhi kriteria penerima.

“Kalau setelah diverifikasi desilnya berada pada peringkat satu sampai lima dan memenuhi ketentuan, bantuan tetap dapat diberikan,” ujarnya.

Masdar mengatakan sejumlah masyarakat telah datang ke Dinas Sosial setelah bantuan yang sebelumnya diterima tidak lagi masuk. Dalam pemeriksaan, ditemukan berbagai kondisi yang menjadi indikator dalam sistem, termasuk anggota keluarga yang terdeteksi terkait judi online maupun memiliki catatan kredit.

Menurut dia, masyarakat yang mengalami perubahan status tidak perlu hanya menunggu. Mereka dapat mendatangi Dinas Sosial untuk memastikan penyebabnya sekaligus mengetahui kemungkinan pengajuan reaktivasi.

Adapun jumlah penerima bansos yang saat ini berstatus nonaktif di Kolaka Utara belum dapat dipastikan dari keterangan tersebut. Data rinci tersedia pada aplikasi yang digunakan verifikator dan operator.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin mengatakan jumlah tersebut perlu diperiksa langsung melalui akun yang memiliki akses terhadap data penerima.

“Kalau jumlah pastinya, harus dicek di akun verifikator. Di sana datanya tersedia,” ujarnya.

Penulis: Ris