Kapal Fiber Tenggelam di Perairan Buton, Tiga Penumpang Sempat Bertahan di Alat Apung Sebelum Hilang Kontak

Peristiwa75 Dilihat

BUTON, REPUBLIX.ID – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mengerahkan personel SAR untuk mencari tiga penumpang kapal fiber yang dilaporkan tenggelam di perairan antara Pasar Wajo dan Batu Atas, Kabupaten Buton, Minggu (5/7/2026).

Laporan kecelakaan kapal diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 10.15 Wita dari Ratna, keluarga korban. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 10.35 Wita menggunakan Rescue Boat (RB) 210.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan operasi pencarian langsung dilakukan setelah laporan diterima.

“Begitu informasi kami terima, Tim Rescue Pos SAR Baubau langsung kami kerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan RB 210 untuk memberikan bantuan SAR kepada ketiga korban,” ujarnya.

Menurut Amiruddin, lokasi pencarian berada sekitar 52 mil laut (NM) dari Pos SAR Baubau sehingga tim membutuhkan waktu untuk mencapai titik terakhir keberadaan korban.

“Tim membawa seluruh peralatan pendukung operasi SAR, mulai dari peralatan medis, evakuasi, komunikasi hingga perlengkapan keselamatan lainnya agar proses pencarian dapat berjalan maksimal,” katanya.

Berdasarkan data Basarnas, ketiga korban masing-masing bernama Dahlan (59), Edi Jaya (41), dan Sadir.

Amiruddin menjelaskan, kapal fiber tersebut berangkat dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 08.00 Wita dengan tujuan Wa Suamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

“Dalam perjalanan kapal mengalami cuaca buruk disertai angin kencang hingga akhirnya tenggelam sekitar pukul 05.22 Wita pada Minggu pagi,” ungkapnya.

Sebelum komunikasi terputus, ketiga penumpang sempat menghubungi keluarga dan mengabarkan kondisi mereka.

“Informasi terakhir yang diterima keluarga, ketiga korban masih dalam keadaan selamat dan bertahan di atas alat apung yang mereka rakit sendiri setelah kapal tenggelam,” jelas Amiruddin.

Operasi SAR melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, personel Pos SAR Baubau, serta ABK RB 210. Saat pencarian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang 1–1,4 meter dan kecepatan angin sekitar 17 kilometer per jam.

Hingga Minggu sore, tim SAR masih melakukan pencarian terhadap ketiga korban. Basarnas memastikan operasi akan terus dilakukan hingga seluruh korban ditemukan.

Penulis : Ris

Komentar