KLM Rezki Aqila 03 Tenggelam di Perairan Bulukumba, 4 ABK Selamat Usai Evakuasi Dramatis

Regional35 Dilihat

“KLM Rezki Aqila 03 diketahui berangkat dari Pelabuhan Leppe pada pukul 04.00 Wita dengan tujuan Pelabuhan Benteng di Kabupaten Kepulauan Selayar”

BULUKUMBA, REPUBLIX.ID – Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) Rezki Aqila 03 yang mengangkut 4.480 tabung elpiji tenggelam di perairan Lemo-Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/2/2026) pagi. Seluruh anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda dipastikan selamat dalam insiden tersebut.

Dilansir dari Detiksulsel, kapal tersebut diduga mengalami kebocoran sebelum akhirnya tenggelam sekitar pukul 07.30 Wita.

Kru kapal patroli KNP 4007 KPLP Kantor UPP Kelas II Bulukumba, Rajab Ali, mengatakan dirinya telah mengonfirmasi langsung kepada nakhoda terkait penyebab awal kejadian.

“Saya konfirmasi ke nakhodanya, dia (kapal) ada kebocoran,” ujarnya.

KLM Rezki Aqila 03 diketahui berangkat dari Pelabuhan Leppe pada pukul 04.00 Wita dengan tujuan Pelabuhan Benteng di Kabupaten Kepulauan Selayar. Kapal tersebut membawa ribuan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 12 kilogram dengan total muatan mencapai 4.480 tabung.

Belum diketahui secara pasti kapan kebocoran mulai terjadi. Namun, dalam kurun waktu kurang dari empat jam sejak keberangkatan, kapal dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Lemo-Lemo.

Beruntung, proses evakuasi berlangsung cepat. Tim patroli laut dibantu kapal pengangkut tabung gas lain yang kebetulan melintas di lokasi segera memberikan pertolongan.

“Kita terlibat langsung juga di situ tadi pada saat evakuasi, termasuk juga dari sesama kapal pengangkut tabung. Berpapasan kayaknya begitu, ada yang dari Selayar. Empat orang, termasuk nakhoda. Semua dalam keadaan sehat,” ungkap Rajab.

Keempat kru kapal kini telah dievakuasi dalam kondisi stabil tanpa mengalami luka serius.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti tenggelamnya kapal, termasuk memeriksa faktor cuaca dan kondisi teknis kapal sebelum keberangkatan.

Insiden ini kembali menjadi perhatian terkait aspek keselamatan pelayaran, khususnya pengangkutan bahan berbahaya seperti elpiji di wilayah perairan Sulawesi Selatan.

Penulis : Ris

Komentar