Wagub Sultra Tinjau TPI Pitulua, Dorong Penguatan Ekonomi Perikanan Kolaka Utara

Regional8 Dilihat

“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan provinsi untuk memperkuat tata kelola sektor perikanan tangkap yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan”

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, melakukan safari Ramadhan sekaligus kunjungan kerja ke Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (5/3/2026). Dalam agenda tersebut, Wagub didampingi Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.

Salah satu fokus kunjungan kerja itu adalah peninjauan aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pitulua yang berada di Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua. TPI tersebut merupakan simpul penting dalam rantai distribusi hasil tangkapan nelayan sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di wilayah Kolaka Utara.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Gubernur melihat secara langsung kondisi fasilitas penunjang yang ada di kawasan TPI. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan provinsi untuk memperkuat tata kelola sektor perikanan tangkap yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, menyampaikan, sektor perikanan merupakan salah satu pilar strategis dalam struktur perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir.

“Kami berharap kunjungan ini memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pengembangan sektor perikanan, khususnya melalui peningkatan infrastruktur TPI, fasilitas pendukung, serta program pemberdayaan nelayan guna mendorong produktivitas dan nilai tambah hasil perikanan di Kolaka Utara,” ujarnya.

Bupati menambahkan, keberadaan TPI Pitulua memiliki peran vital sebagai lokasi transaksi hasil tangkapan nelayan kedepan dan juga sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal melalui sistem pemasaran yang lebih terorganisasi.

Menurutnya, penguatan sektor perikanan di Kolaka Utara perlu dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan pembangunan berbasis kawasan pesisir, peningkatan kapasitas sumber daya manusia nelayan, serta optimalisasi dukungan infrastruktur dari pemerintah provinsi maupun pusat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan pengembangan kawasan perikanan di Kolaka Utara, termasuk peningkatan sarana pelelangan, fasilitas rantai dingin, serta akses pemasaran hasil tangkapan nelayan ke pasar yang lebih luas.

Penulis : Ris

Komentar