Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Sisir Perbukitan Sani-Sani Cari Pria 52 Tahun yang Hilang

Peristiwa31 Dilihat

KOLAKA, REPUBLIX.ID – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang warga Desa Sani-sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang dilaporkan hilang saat pergi ke kebun sejak Senin, 25 Mei 2026.

Korban bernama Lallo, 52 tahun, hingga Rabu pagi, 27 Mei 2026, belum ditemukan. Operasi SAR memasuki hari kedua dengan area pencarian diperluas ke kawasan perbukitan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan tim SAR gabungan mulai bergerak sejak pukul 09.00 Wita.

“Pencarian dilakukan dengan membagi dua tim. Masing-masing menyisir area seluas 0,51 kilometer persegi di sekitar lokasi kejadian,” kata Amiruddin.

Menurut dia, kondisi geografis lokasi pencarian cukup menantang karena didominasi area kebun dan perbukitan yang dipenuhi vegetasi lebat.

“Tim SAR gabungan terus memaksimalkan penyisiran di titik-titik yang dicurigai menjadi jalur yang dilalui korban. Kami berharap korban segera ditemukan,” ujarnya.

Cuaca di lokasi pencarian terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 1,3 kilometer per jam dari arah utara berdasarkan data BMKG.

Lallo sebelumnya berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke kebun pada Senin siang sekitar pukul 13.30 Wita. Namun hingga malam hari ia tak kunjung pulang.

Korban terakhir kali terlihat sekitar pukul 16.00 Wita di kebun milik tetangganya. Saat itu, warga melihat korban berlari menuju arah perbukitan.

“Sejak saat itu korban sudah tidak kembali. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil,” ujar Amiruddin.

Ia mengatakan seluruh unsur SAR yang terlibat saat ini berupaya memperluas pencarian dengan metode penyisiran darat dan pemantauan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat.

“Kami juga berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat untuk menggali informasi tambahan yang bisa membantu proses pencarian,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Kolaka, PMI Kolaka, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sani-sani, aparat desa, warga setempat, hingga keluarga korban.

Sejumlah peralatan dikerahkan dalam operasi ini, seperti rescue car, motor trail, peralatan medis SAR, perangkat evakuasi, alat komunikasi, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan fokus menyisir jalur kebun dan area perbukitan yang diduga menjadi arah terakhir korban bergerak.

Penulis : Ris

Komentar