Kapal Mati Mesin dan Bocor Tengah Malam, Tim SAR Temukan Dua Awak 2,19 Mil dari Titik Awal

Peristiwa89 Dilihat

KONAWE UTARA, REPUBLIX.ID – Dua awak kapal barang GT 8 yang mengalami mati mesin dan kebocoran di perairan Tanjung Taipa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, ditemukan dalam kondisi selamat, Kamis, 13 Agustus 2026 dini hari.

Keduanya adalah Ismail, 50 tahun, warga Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, dan Doni, 31 tahun, warga Tanasa.

Peristiwa bermula pada Rabu, 12 Agustus 2026 sekitar pukul 22.45 Wita. Kapal barang tersebut tengah dalam pelayaran menuju Pulau Bahubulu, Konawe Utara, ketika mengalami mati mesin dan kebocoran di sekitar perairan Tanjung Taipa.

Laporan kondisi darurat itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari. Sekitar pukul 23.15 Wita, Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

Jarak lokasi dengan Pos SAR Konawe Utara sekitar 20 mil laut atau lebih dari 37 kilometer.

Kondisi cuaca saat pencarian berlangsung dilaporkan berawan. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 8,1 kilometer per jam, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 0,75 meter.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 02.13 Wita dan langsung melakukan penyisiran.

Hasilnya, sekitar 27 menit kemudian, kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat. Posisi mereka berada sekitar 2,19 mil laut atau sekitar 4 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

“Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 02.13 Wita dan langsung melakukan penyisiran. Sekitar pukul 02.40 Wita, kedua korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S.

Kedua korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Perikanan Molawe. Mereka tiba sekitar pukul 04.48 Wita.

Setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

“Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Amiruddin.

Operasi pencarian melibatkan personel KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, Polair Konawe Utara, serta keluarga korban. Tim menggunakan rescue car, rigid inflatable boat (RIB), longboat, peralatan medis dan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Keberhasilan menemukan kedua awak kapal dalam kondisi selamat mengakhiri operasi SAR yang berlangsung sejak laporan kecelakaan kapal diterima pada Rabu malam.

Penulis : Ris