MUNA BARAT, REPUBLIX.ID – Operasi pencarian terhadap Farida (45), warga Desa Lasama yang dilaporkan hilang saat mencari kerang laut di Muara Bone Balano, Desa Lasama, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, masih belum membuahkan hasil hingga hari ketiga pencarian, Senin (25/5/2026).
Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran sejak pagi terpaksa menghentikan sementara operasi pada pukul 17.35 Wita setelah korban belum juga ditemukan. Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin pagi pukul 07.00 Wita.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan seluruh unsur SAR telah berupaya maksimal melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, termasuk area muara dan pesisir yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
“Pencarian hari ketiga dilakukan dengan menyisir area muara dan pesisir menggunakan perahu karet serta longboat. Namun hingga sore hari korban belum ditemukan sehingga operasi kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian masih cukup mendukung, meski tim tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca sewaktu-waktu.
“Kami berharap korban segera ditemukan. Seluruh unsur SAR gabungan masih bersiaga dan pencarian akan kembali dimaksimalkan pada hari keempat,” tambahnya.
Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah namun berpotensi terjadi hujan ringan. Kecepatan angin tercatat sekitar 5,2 kilometer per jam dari arah timur laut.
Korban diketahui hilang sejak Jumat (23/5/2026). Saat itu Farida bersama sejumlah anggota keluarganya pergi mencari kerang laut di Muara Bone Balano sekitar pukul 08.00 Wita. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk mencari kerang.
Namun ketika seluruh keluarga kembali berkumpul sekitar pukul 13.30 Wita, korban tidak terlihat. Keluarga dan warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi korban belum ditemukan hingga laporan diteruskan ke Basarnas.
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur terlibat di antaranya SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Polsek Tikep, Babinsa, Polair Muna Barat, masyarakat sekitar serta keluarga korban.
Tim SAR juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung seperti rescue car, rubber boat, longboat, peralatan medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi serta perlengkapan keselamatan lainnya untuk mendukung proses pencarian.
Penulis : Andi M








Komentar