Hari Kelima Pencarian Farida, Tim SAR Perluas Penyisiran di Perairan Muna Barat

Peristiwa448 Dilihat

MUNA BARAT, REPUBLIX.ID – Operasi pencarian terhadap Farida (45), warga Desa Lasama, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, yang hilang saat mencari kerang laut di Muara Bone Balano terus berlanjut.

Memasuki hari kelima, Rabu, 27 Mei 2026, Tim SAR gabungan memperluas area pencarian hingga ke sejumlah pulau di sekitar lokasi hilangnya korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 09.00 Wita dengan membagi personel menjadi dua tim.

“Tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi dua tim untuk menyisir area perairan dan pulau-pulau di sekitar lokasi kejadian,” kata Amiruddin.

Tim pertama menggunakan rubber boat menyisir jalur dari Pelabuhan Tondasi menuju lokasi perkiraan hilangnya korban atau last known position (LKP) dengan cakupan area sekitar 3,74 mil laut persegi.

Adapun tim kedua menggunakan longboat untuk menyisir perairan menuju Lemoambo dan beberapa pulau di depannya dengan luas pencarian mencapai 5,25 mil laut persegi.

Menurut Amiruddin, kondisi cuaca yang cukup mendukung dimanfaatkan tim untuk memaksimalkan pencarian.

“Cuaca di lokasi terpantau cerah, namun masih berpotensi hujan ringan. Meski demikian, seluruh unsur SAR tetap melanjutkan pencarian secara maksimal,” ujarnya.

Farida diketahui hilang sejak Jumat, 23 Mei 2026. Saat itu korban bersama keluarganya pergi mencari kerang laut di Muara Bone Balano, Desa Lasama. Mereka kemudian berpencar untuk mencari kerang di sekitar muara.

“Hingga pukul 13.30 Wita, saat seluruh keluarga berkumpul kembali, korban tidak terlihat. Pencarian awal sudah dilakukan pihak keluarga dan masyarakat sekitar, tetapi hasilnya masih nihil,” kata Amiruddin.

Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Polsek Tiworo Kepulauan, Babinsa, Polair, aparat Desa Lasama, masyarakat setempat, dan keluarga korban.

Selain personel, tim SAR juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung seperti rescue car, rubber boat, longboat, perangkat komunikasi, peralatan medis SAR, alat evakuasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

“Seluruh unsur yang terlibat masih terus berupaya melakukan pencarian hingga korban ditemukan,” ujar Amiruddin.

Penulis : Ris

Komentar