Hari Ketujuh Pencarian, Tim SAR Sisir Muara Bone Balano Cari Warga Muna Barat yang Hilang

Peristiwa578 Dilihat

MUNA BARAT, REPUBLIX.ID – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Farida, 45 tahun, warga Desa Lasama, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, yang dilaporkan hilang saat mencari kerang di Muara Bone Balano. Operasi SAR memasuki hari ketujuh pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan membagi tim menjadi dua kelompok.

“Tim pertama menggunakan rubber boat menyisir dari Pelabuhan Tondasi hingga lokasi kejadian dan sekitar muara,” kata Amiruddin, Jumat, 29 Mei 2026.

Sementara itu, tim kedua menggunakan longboat untuk melakukan penyisiran dari Pelabuhan Lasama menuju lokasi terakhir korban terlihat.

Selain penyisiran di perairan, petugas juga melakukan pemapelan atau penyebaran informasi kepada kapal-kapal yang melintas di perairan Bombana, perairan selatan Tiworo, hingga perairan Buton Tengah.

Menurut Amiruddin, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Basarnas, Unit Siaga SAR Muna, Polsek Tikep, Babinsa, Polair, SROP Kolaka, SROP Baubau, SROP Muna, aparat Desa Lasama, hingga masyarakat dan keluarga korban.

“Cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah namun berpotensi hujan ringan, dengan kecepatan angin sekitar 6,7 kilometer per jam dari arah timur,” ujarnya.

Farida dilaporkan hilang sejak Sabtu, 23 Mei 2026. Saat itu korban bersama keluarganya pergi mencari kerang laut di Muara Bone Balano, Desa Lasama. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk mencari kerang.

“Hingga pukul 13.30 Wita seluruh keluarga berkumpul kembali, namun korban tidak terlihat,” kata Amiruddin.

Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri, tetapi korban belum ditemukan hingga laporan diterima Basarnas.

Basarnas Kendari menyatakan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar muara dan jalur perairan yang diduga dilalui korban.

Penulis : Ris

Komentar