Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam di Kolaka Utara, Lima Ayam Aduan dan 11 Motor Diamankan

Hukum dan kriminal1359 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Personel Polres Kolaka Utara menggerebek arena perjudian sabung ayam di Desa Woise, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu, 30 Mei 2026.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan lima ekor ayam aduan dan 11 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 16.30 Wita dalam rangka pelaksanaan Operasi Pekat Anoa 2026. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kolaka Utara, AKP Adianto, bersama personel yang tergabung dalam surat perintah operasi.

Saat petugas tiba di lokasi, para pemain dan penonton sabung ayam diduga telah mengetahui kedatangan polisi. Mereka kemudian berhamburan meninggalkan arena dan melarikan diri ke berbagai arah.

Kabag Ops Polres Kolaka Utara melalui Kasi Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, mengatakan kondisi lokasi yang terbuka menjadi kendala dalam proses penindakan sehingga para pelaku dengan cepat membubarkan diri saat mengetahui kedatangan petugas.

“Begitu personel tiba di lokasi, para pelaku langsung berpencar dan meninggalkan arena. Kondisi lokasi yang terbuka membuat mereka lebih mudah mengetahui kedatangan petugas,” ujar Ahmad Syaiful, Sabtu (30/5/2026).

Potret Personel Polres Kolaka Utara grebek arena judi sabung ayam di Desa Woise. Foto : Humas Polres Kolaka Utara.

Meski demikian, polisi tetap berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang ditinggalkan para pelaku di lokasi kejadian.

“Kami mengamankan lima ekor ayam aduan jenis Filipina dan 11 unit kendaraan bermotor yang diduga digunakan atau dimiliki oleh para pelaku perjudian sabung ayam. Seluruh barang bukti saat ini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Menurut Ahmad Syaiful, penggerebekan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kolaka Utara dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Perjudian merupakan salah satu target dalam Operasi Pekat Anoa 2026. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas yang dapat meresahkan masyarakat dan mengganggu situasi kamtibmas,” tegasnya.

Polisi juga akan menelusuri identitas pemilik kendaraan yang ditemukan di lokasi guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam aktivitas perjudian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Apabila mengetahui adanya aktivitas serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambah Ahmad Syaiful.

Hingga Sabtu malam, polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengidentifikasi para pelaku yang melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.

Penulis : Ris

Komentar