Ditunjuk Bupati Jadi Pj Kades Purau, Andi Pabeangi Fokus Tertibkan Aset dan Lanjutkan Program Prioritas

Ragam973 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pejabat (Pj) Kepala Desa Puurau, Kecamatan Ngapa, Andi Pabeangi Kasim, S.IP mulai melakukan konsolidasi pemerintahan desa setelah resmi ditunjuk untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa pasca wafatnya Sudirman pada 3 Mei 2026 lalu.

Andi Pabeangi Kasim, S.IP yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan di Kantor Kecamatan Ngapa ditunjuk oleh Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H untuk memimpin Desa Puurau hingga terpilihnya kepala desa definitif. Ia mulai menjalankan tugas dan amanah tersebut sejak pekan lalu.

Sebagai langkah awal, Andi Pabe menggelar rapat pengenalan aparatur dan unsur kelembagaan desa yang dihadiri perangkat desa, pendamping desa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, kader Posyandu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta sejumlah elemen masyarakat lainnya, Rabu (3/6/2026).

Rapat konsolidasi Pemerintah Desa Puurau di pimpin Pj Kepala Desa, Andi Pabeangi Kasim, S.IP. Foto: Astar.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Pabe menekankan pentingnya membangun koordinasi dan sinergi antar seluruh unsur pemerintahan desa guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian pemerintah desa saat ini adalah penertiban dan inventarisasi aset desa yang akan diserahkan dari pemerintahan sebelumnya kepada pemerintahan yang baru.

“Kita akan menginventarisasi seluruh aset desa dari pemerintah desa sebelumnya kepada pemerintah desa yang baru. Selanjutnya akan dibuatkan berita acara karena ini penting untuk dipertanggungjawabkan,” ujar Andi Pabe sapaan akrab Pj Desa Puurau.

Menurutnya, pendataan aset secara menyeluruh merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus memastikan seluruh aset desa tercatat dengan jelas dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Selain pembenahan administrasi dan aset, Pemerintah Desa Puurau juga mulai menyusun arah pembangunan desa dengan mempertimbangkan kondisi fiskal yang ada.

Rapat konsolidasi Pemerintah Desa Puurau. Foto : Astar.

Andi Pabe mengakui bahwa pemangkasan Dana Desa menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan seluruh program yang telah direncanakan.

Meski demikian, ia memastikan sejumlah program yang telah disepakati melalui musyawarah desa namun belum sempat direalisasikan pada masa kepemimpinan sebelumnya akan tetap menjadi perhatian pemerintah desa.

“Kita harus realistis melihat kondisi anggaran karena Dana Desa saat ini mengalami pemangkasan. Namun apa yang sudah menjadi hasil musyawarah desa dan belum direalisasikan oleh almarhum kepala desa sebelumnya akan kami lanjutkan,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah desa akan memfokuskan penggunaan anggaran pada kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

“Kami akan melihat kebutuhan masyarakat yang sifatnya urgen dan menjadi prioritas, sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Puurau,” ujarnya.

Melalui langkah konsolidasi pemerintahan, penataan aset, serta penentuan skala prioritas pembangunan, Pemerintah Desa Puurau berharap pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi saat ini.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program-program pembangunan desa sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

Penulis : Astar

Komentar