Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Kolaka Utara Ajak Warga Jaga Alam dan Perangi Sampah Plastik

Ragam13 Dilihat

KOLAKA UTARA, REPUBLIX.ID – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memanfaatkan momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dan mengelola sampah secara berkelanjutan.

Peringatan yang digelar di kawasan Masjid Agung By pass Lasusua, Sabtu (6/6/2026), diwarnai aksi bersih-bersih lingkungan yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara, TNI-Polri, Kejaksaan, komunitas lingkungan, hingga petugas kebersihan.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H, memimpin langsung kegiatan yang diawali dengan apel gabungan sebelum seluruh peserta menyebar ke sejumlah titik untuk mengumpulkan sampah, khususnya sampah plastik yang masih menjadi persoalan utama lingkungan.

Dalam sambutannya, Nur Rahman menegaskan, perubahan iklim yang kini dirasakan melalui cuaca ekstrem, ancaman banjir, hingga kenaikan permukaan air laut menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih menghargai alam.

Menurutnya, alam sesungguhnya telah menyediakan berbagai solusi dalam menghadapi krisis iklim, mulai dari hutan sebagai penyerap karbon, kawasan mangrove yang melindungi pesisir, hingga lahan subur yang menopang ketahanan pangan masyarakat.

“Perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, tetapi sudah menjadi kenyataan yang kita rasakan saat ini. Karena itu, menjaga alam adalah investasi terbaik untuk masa depan generasi berikutnya,” ujarnya.

Nur Rahman menilai Kolaka Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kawasan hutan tropis hingga wilayah pesisir yang kaya keanekaragaman hayati.

Potensi tersebut, kata dia, harus dikelola secara bijaksana agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Bupati juga mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan akibat pembalakan liar, pencemaran sungai, dan kebiasaan membuang sampah sembarangan akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di masa mendatang.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Kolaka Utara terus memperkuat program pelestarian lingkungan melalui perlindungan kawasan hutan lindung, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta peningkatan sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat kecamatan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai mendorong pengembangan ekonomi hijau melalui sektor pariwisata berbasis alam dan pertanian ramah lingkungan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan ekosistem.

Pendidikan lingkungan bagi generasi muda juga menjadi perhatian pemerintah. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program edukasi di sekolah maupun komunitas masyarakat agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak dini.

Nur Rahman mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Mulailah dari hal-hal sederhana seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik, menghemat energi, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang dilakukan bersama,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Penulis : Ris

Komentar